Berita Viral
Bu Guru Syamsiah Mengaku Tidak Tahu saat Direkam dan Diejek Muridnya, Tetap Memaafkan
Kisah inspiratif Bu Syamsiah, guru SMAN 1 Purwakarta yang tetap memaafkan siswanya meski direkam dan diejek,
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Ringkasan Berita:
- Bu Syamsiah tidak menyadari saat dirinya direkam dan diejek siswa.
- Menolak jalur hukum, memilih memaafkan demi masa depan siswa.
- Tekankan pentingnya empati, etika, dan pendidikan karakter.
SURYA.CO.ID - Kebesaran hati ditunjukkan Syamsiah, guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMA Negeri 1 Purwakarta.
Meski menjadi korban ejekan yang viral di media sosial, pengajar yang akrab disapa Bu Atun ini memilih jalan damai dan memaafkan para siswanya dengan penuh keikhlasan.
Baca juga: Satpol PP Nganjuk Patroli ASN saat WFH, 2 Guru Berseragam Terciduk di Swalayan
Tak Menyadari Aksi Perekaman
Insiden yang memicu keprihatinan publik ini terjadi pada Kamis (16/4/2026) di kelas XI IPS, tepat setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) mengenai pengolahan makanan selesai.
Syamsiah mengaku saat itu ia hanya fokus menjaga ketertiban kelas dan tidak menyadari bahwa tindakan provokatif murid-muridnya tengah direkam.
“Saya tidak tahu kalau direkam. Awalnya mereka salaman, bahkan mau foto bersama. Saya hargai mereka, padahal saya harus mengajar di kelas lain,” jelasnya dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.com.
Baca juga: Iran Tegas Tolak Dialog: Blokade Laut AS Harus Dicabut Sebelum Perundingan Islamabad
Menolak Jalur Hukum Demi Masa Depan Siswa
Sebagai pendidik yang telah mengabdi sejak tahun 2003, Syamsiah menegaskan tidak akan membawa pelecehan etika ini ke ranah hukum.
Baginya, melihat para siswa menangis dan menyesali perbuatan mereka sudah menjadi bentuk hukuman batin sekaligus titik balik bagi pembinaan karakter mereka.
Ia meyakini bahwa tugas seorang guru bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam memberikan maaf.
“Saya sudah sangat memaafkan, bahkan mendoakan. Mereka juga menangis menyadari kesalahannya. Kewajiban saya sebagai guru adalah memaafkan agar mereka bisa menjadi generasi yang berakhlak,” ujar Syamsiah, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Sosok Syamsiah Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral, Balas Olokan Siswa dengan Doa dan Maaf yang Tulus
Yakin pada Proses Perubahan Karakter
Bagi Bu Atun, perilaku nakal siswa hanyalah sebuah fase yang bisa diubah melalui pendidikan yang konsisten dan penuh kesabaran.
Prinsip ini ia pegang teguh selama lebih dari dua dekade masa pengabdiannya.
Meski sempat merasa sedih secara manusiawi, ia memilih menguatkan diri melalui pendekatan spiritual dan keyakinan bahwa setiap anak didik memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.
"Sedih itu manusiawi, tapi keimanan saya jadikan obat untuk menyembuhkan luka hati. Yang salah tidak selamanya salah, yang nakal tidak selamanya nakal. Perubahan itu butuh proses,” tuturnya bijak.
Baca juga: Update Harga Elpiji 3 Kg 2026: Menteri ESDM Bahlil Jamin Tak Ada Kenaikan Nasional
Nasib Para Siswa
Nasib sembilan siswa SMAN 1 Purwakarta yang terlibat dalam aksi mengejek guru kini menjadi sorotan.
Multiangle
Meaningful
SMAN 1 Purwakarta
siswa ejek guru di Purwakarta
SMA Negeri 1 Purwakarta
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Link Live Streaming Indonesian Idol: Inilah Daftar 6 Peserta Spekta 10 Malam Ini |
|
|---|
| Sosok Syamsiah Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral, Balas Olokan Siswa dengan Doa dan Maaf yang Tulus |
|
|---|
| Update Harga Elpiji 3 Kg 2026: Menteri ESDM Bahlil Jamin Tak Ada Kenaikan Nasional |
|
|---|
| Jawaban Jokowi Usai Jusuf Kalla Klaim Jadikan Dia Presiden: Bukan Siapa-siapa, Saya Orang Kampung |
|
|---|
| Rekam Jejak Ade Armando yang Dipolisikan atas Tuduhan Mengedit Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Guru-Syamsiah-Mengaku-Tidak-Tahu-saat-Direkam-dan-Diejek-Muridnya-Tetap-Memaafkan.jpg)