Sabtu, 9 Mei 2026

Perang Iran Israel

Sosok Menhan AS Pete Hegseth yang Senasib dengan Trump, Terancam Dimakzulkan Imbas Perang Iran

Ancaman pemakzulan Menhan AS Pete Hegseth mencuat usai operasi Iran dan dugaan kebocoran rahasia, memicu konflik politik di Washington.

Tayang:
instagram @petehegseth
DIMAKZULKAN - Foto Menhan AS Pete Hegseth yang diambil dari instagram pribadinya. Pete kini senasib dengan Trump, terancam dimakzulkan imbas Perang Iran. 

Ringkasan Berita:
  • Demokrat ajukan pemakzulan terhadap Pete Hegseth
  • Dituding langgar konstitusi dalam operasi militer Iran
  • Isu kebocoran informasi rahasia ikut disorot
  • Pemerintah AS sebut langkah ini bermotif politik

 

SURYA.co.id – Ketegangan politik di Amerika Serikat kembali memanas.

Setelah Presiden Donald Trump menuai kritik atas kebijakan militernya, kini Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadapi dorongan pemakzulan dari kubu Partai Demokrat.

Langkah ini dipicu oleh berbagai tuduhan serius, mulai dari dugaan pelanggaran konstitusi hingga pengelolaan informasi militer yang dinilai bermasalah.

DPR AS Ajukan Resolusi Pemakzulan

Dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews, upaya pemakzulan terhadap Hegseth diprakarsai oleh anggota DPR dari Partai Demokrat, Yassamin Ansari, bersama delapan legislator lainnya.

Dalam dokumen yang diajukan, Hegseth dituding melakukan sejumlah pelanggaran berat.

TARIK PASUKAN - Pasukan Amerika Serikat saat akan dikerahkan dalam operasi tempur. Perang Iran Vs Israel-AS akan memasuki babak baru. Donald Trump sebut akan segera tarik pasukannya.
TARIK PASUKAN - Pasukan Amerika Serikat saat akan dikerahkan dalam operasi tempur. Perang Iran Vs Israel-AS akan memasuki babak baru. Donald Trump sebut akan segera tarik pasukannya. (ABC News via Tribunnews)

Salah satu poin utama adalah keterlibatannya dalam operasi militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres, yang dianggap melanggar konstitusi Amerika Serikat.

Selain itu, ia juga dituduh mengambil keputusan yang berpotensi membahayakan pasukan AS serta meningkatkan risiko konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Tak hanya itu, Hegseth disebut mencampuri urusan internal militer dan merusak prinsip profesionalisme angkatan bersenjata yang seharusnya netral dari kepentingan politik.

Tuduhan Pelanggaran Hukum Perang dan Serangan Sipil

Kontroversi semakin dalam setelah muncul tudingan terkait pelanggaran hukum perang.

Hegseth diduga terlibat dalam kebijakan militer yang menyasar infrastruktur sipil di Iran.

Sejumlah insiden bahkan disebut berpotensi melanggar prinsip perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata.

Isu ini menjadi sorotan serius karena menyangkut standar internasional dalam operasi militer dan reputasi global Amerika Serikat.

Sorotan Pengelolaan Informasi Rahasia

Tidak hanya terkait operasi militer, kritik juga mengarah pada tata kelola informasi strategis di bawah kepemimpinan Hegseth.

Mengutip laporan media lokal, ia dituding lalai menjaga kerahasiaan data militer.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved