Sosok Desainer Josef Putera Wongso, Langganan Artis Dari Observasi Karakter Hingga Lining Jas
Setiap busana artis punya cerita: dari karakter hingga detail kecil, semua dirancang sempurna oleh desainer
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Desainer Josef Putra Wongso hadirkan busana artis yang merefleksikan karakter dan acara.
- Detail kecil dan lining jas jadi kunci kualitas, bukan sekadar tampilan luar busana artis.
- Busana artis dibuat cepat tapi presisi, menyesuaikan karakter, tren, dan kebutuhan acara.
SURYA.CO.ID SURABAYA- Di balik penampilan para publik figur di berbagai acara besar, terdapat proses panjang yang tak sekadar soal jahit-menjahit.
Desainer Josef Putera Wongso dari Wong Hang Tailor mengungkapkan, setiap busana yang dikenakan artis merupakan hasil penerjemahan karakter hingga detail terkecil.
Josef menyebut, sejumlah nama publik figur seperti Al Ghazali, Amanda Manopo, Angga Yunanda hingga Jessica Jin pernah menggunakan rancangan busananya.
Karakter Figur Kunci Utama Dalam Proses Desain
Bahkan, karakter dari masing-masing figur menjadi kunci utama dalam proses desain.
“Pertama pasti observasi dulu, lalu komunikasi dengan artisnya. Saya pelajari karakternya seperti apa, profesinya, citra publiknya, sampai kebutuhan acaranya,” ujar Josef Putera Wongso kepada SURYA.CO.ID , Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Brisia Jodie Menikah dengan Jonathan Alden, Pakai Gaun Rancangan Desainer Ternama Surabaya
Dari proses tersebut, desain kemudian dikembangkan mulai dari siluet, pemilihan kain, warna, hingga detail kecil.
Tujuannya agar busana benar-benar merepresentasikan identitas pemakainya.
Menurutnya Josef Putera Wongso, tantangan terbesar dalam mendesain busana untuk artis terletak pada tingginya ekspektasi dan keterbatasan waktu. Tidak jarang, pesanan datang dalam waktu sangat singkat.
“Tantangan waktu juga, terbatas. Kadang satu minggu sebelum acara sudah harus jadi. Tapi tetap harus sempurna di setiap detail karena mereka terbiasa dengan standar internasional,” jelasnya.
Josef juga membagikan salah satu pengalaman unik saat mendesain busana untuk seorang kreator Kak Kev di ajang TikTok Awards 2025. Dengan waktu pengerjaan hanya satu minggu, ia diminta mengusung konsep retro tahun 1970-an yang tetap relevan dengan gaya modern.
Ia pun memadukan potongan slim fit dengan kerah jas yang lebih besar serta styling kemeja khas retro British style.
Baca juga: Damas en Fleurs Karya Desainer Surabaya Gita Orlin : Tenun NTT Berpadu Motif Damas Ala Perancis
Detail tersebut disebut menciptakan keseimbangan antara nuansa klasik dan modern.
“Jadi tetap ada kesan retro, tapi siluetnya masih mengikuti tren sekarang,” katanya.
Tak hanya tampilan luar, detail bagian dalam seperti lining atau furing juga menjadi perhatian penting. Josef menilai, elemen ini dapat memperkuat karakter pemakai sekaligus memberi sentuhan personal yang unik.
desainer langganan artis
Desainer Josef Putra Wongso
desainer jas
surabaya.tribunnews.com
Meaningful
| KAI Daop 7 Madiun Tutup 11 Perlintasan Liar, Keselamatan Warga Jadi Prioritas |
|
|---|
| Bela Presiden Prabowo Soal Dolar Tak Dipakai di Desa, Menkeu Purbaya dan Dudung Beri Penjelasan |
|
|---|
| Tiket Presale Persebaya vs Persik Ludes, Bonek Siap Hijaukan GBT di Laga Penutup |
|
|---|
| Korban Arisan Bodong Penyanyi Dangdut Surabaya Bertambah, Tembus Rp2 Miliar |
|
|---|
| PBNU Kecam Kasus Pencabulan di Pesantren, Gus Fahrur: Jangan Ditutupi ! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Josef-Putra-Wongso.jpg)