Perang Iran Israel
Sosok Anggota DPR yang Minta Prabowo Lobi Iran Agar Kapal Tanker Pertamina Bisa Lintasi Selat Hormuz
Syafruddin, anggota Komisi XII DPR RI meminta Presiden Prabowo turun tangan langsung melobi Iran agar kapal tanker Pertamina melintasi selat Hormuz.
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin meminta Presiden Prabowo turun tangan langsung melobi Iran agar kapal tanker bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina dapat melintasi Selat Hormuz.
- Syafruddin menilai, perlu komunikasi antara pemimpin negara dalam merespons situasi geopolitik yang terjadi di Timur Tengah.
- Keterlibatan Presiden diperlukan dalam memperkuat posisi daya tawar Indonesia sebagai negara non-blok.
SURYA.CO.ID - Ini lah sosok Syafruddin, anggota Komisi XII DPR RI yang meminta Presiden Prabowo turun tangan langsung melobi Iran agar kapal tanker bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina dapat melintasi Selat Hormuz.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi dua kapal tanker milik PT Pertamina yang sampai saat ini masih tertahan di kawasan Timur Tengah.
Syafruddin menilai, perlu komunikasi antara pemimpin negara dalam merespons situasi geopolitikn yang terjadi di Timur Tengah.
"Saya kira masalah kapal di Pertamina memerlukan lobi langsung dari Presiden. Tidak cukup hanya menteri ESDM, Menteri Luar Negeri, atau di bawahnya," ujar Syafruddin dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Ia memandang, keterlibatan Presiden diperlukan dalam memperkuat posisi daya tawar Indonesia sebagai negara non-blok.
Baca juga: Nasib Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz Imbas Perang Iran, Dapat Lampu Hijau
Pendekatan multilateral, kata Syafruddin, sangat diperlukan di tengah masih memanasnya situasi di Iran dan Timur Tengah.
"Ini bukan hanya soal kapal, tapi soal bagaimana negara hadir melindungi aset strategis dan warganya di tengah konflik global. Presiden perlu menunjukkan kepemimpinan langsung dalam situasi seperti ini," ujar Syafruddin.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi langkah diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
Kemlu diharapkan dapat meningkatkan langkah diplomasi ke level strategis agar hasilnya lebih cepat dan efektif.
"Upaya Kemlu dan jajaran sudah tepat, tapi ini menyangkut jalur energi global dan keselamatan aset negara. Presiden perlu turun langsung agar memiliki daya tekan diplomatik yang lebih kuat," ujar Syafruddin.
Siapakah Syafruddin?
Syafruddin lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 15 Oktober 1977.
Ia mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.
Syafruddin memiliki rekam jejak aktif dalam organisasi termasuk sebagai Ketua Umum PC PMII Samarinda (2004–2005)
Dia juga pernah menjabat Ketua DPW PKB Kalimantan Timur.
Kapal Tanker Pertamina
Selat Hormuz
Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
Komisi XII DPR RI
Syafruddin
Multiangle
Meaningful
SURYA.co.id
| Obama Bongkar Rahasia: Netanyahu Sudah Lama Desak Amerika Serikat Serang Iran |
|
|---|
| Dunia Bernapas Lega Sejenak, Amerika Serikat Hentikan Operasi Hormuz Sementara, Trump Ubah Strategi |
|
|---|
| Janji Damai Trump Berubah Menjadi Ancaman 'Sapu Bersih' Iran, Insiden di Selat Hormuz Jadi Pemicunya |
|
|---|
| Akhir Perang Iran dan AS Tinggal Menghitung Hari, Teheran Beri Ultimatum Soal Blokade Selat Hormuz |
|
|---|
| Kelemahan Militer AS Terbongkar Gegara Perang Iran, China hingga Korut Diam-diam Mempelajarinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Anggota-DPR-minta-prabowo-turun-tangan-agar-lkapal-tanker-pertamina-lintasi-selat-hormuz.jpg)