Jumat, 15 Mei 2026

Berita Viral

Benarkah Dokter Tifa Chat Minta Restorative Justice ke Jokowi? Roy Suryo Membantah: Modus Termul

Roy Suryo bantah chat WhatsApp mengatasnamakan Dokter Tifa soal permintaan restorative justice ke Jokowi. Disebut sebagai hoaks.

Tayang:
Facebook/Tifauzia Tyassuma
CHAT HOAKS - Dokter Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa. Dokter Tifa dikabarkan mengirim chat yang isinya meminta restorative justice kepada Jokowi. Roy Suryo membantah. 

Namun, ia menegaskan hal itu tidak akan mengubah sikap mereka terkait polemik ijazah Jokowi.

"Kesimpulannya, perjuangan melawan kebohongan dan kepalsuan ijazah palsu 99,9 persen Jokowi ini memang masih panjang," tuturnya.

Dokter Tifa Klarifikasi Isu Permintaan Restorative Justice

REHAT - Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau dikenal Dokter Tifa. Ia kini menyatakan rehat dari kasus ijazah Jokowi, setelah Rismon Sianipar mengajukan restorative justice.
REHAT - Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau dikenal Dokter Tifa. Ia kini menyatakan rehat dari kasus ijazah Jokowi, setelah Rismon Sianipar mengajukan restorative justice. (tribunnews)

Secara terpisah, Dokter Tifa juga membantah isu yang menyebut dirinya meminta restorative justice kepada Jokowi.

Ia menyebut kabar tersebut tidak benar dan merupakan isu yang terus digulirkan.

"Isu yang terakhir itu (RJ) di-blow up berkali-kali bahwa Dokter Tifa sedang approach untuk restorative justice meninggalkan Roy Suryo. Saya klarifikasi bahwa itu tidak betul," katanya dalam konferensi pers di Rumah Makan Larazetta di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Isu tersebut mencuat setelah Dokter Tifa jarang muncul di publik usai ahli digital forensik, Rismon Sianipar, mengakui ijazah Jokowi asli dan kemudian mengajukan restorative justice.

Pengacara Sebut Justru Ada Undangan ke Solo

Pada kesempatan yang sama, pengacara Dokter Tifa, Abdullah Alkatiri, juga membantah kabar bahwa kliennya mengajukan RJ kepada Jokowi. Ia justru menyebut pihaknya mendapat undangan untuk datang ke Solo.

Menurut Alkatiri, undangan tersebut berkaitan dengan kemungkinan pengajuan restorative justice dan disebut terjadi pada 29 Januari 2026.

"Kami juga di-approach oleh mereka, 'udahlah ke Solo (ke kediaman Jokowi)'. Kita itu diundang ke Solo, bukan kita yang berinisiatif untuk ke sana," ujarnya.

Polemik mengenai restorative justice dan isu ijazah Jokowi hingga kini masih menjadi perbincangan publik.

Masing-masing pihak menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas berbagai informasi yang beredar, termasuk dugaan penyebaran hoaks melalui tangkapan layar percakapan WhatsApp.

Kasus ini menunjukkan bagaimana informasi digital yang belum terverifikasi dapat memicu polemik baru, sehingga publik diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Jawaban Kubu Dokter Tifa Usai Diminta Ajukan RJ

Sebelumnya, kubu Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa memberi jawaban usai diminta mengajukan restorative justice kepada Presiden ke-7 RI.

Dokter Tifa adalah salah satu tersangka kasus tudingan ijazah Jokowi yang saat ini kasusnya masih bergulir di Polda Metro Jaya.  

Sementara restirative justice adalah pendekatan penyelesaian perkara tindak pidana melalui dialog dan mediasi yang melibatkan pelaku, korban, keluarga, dan pihak terkait untuk mencapai kesepakatan adil, fokus pada pemulihan keadaan semula (bukan pembalasan). 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved