Selasa, 2 Juni 2026

WFH Pendidikan: Pakar Umsura Ingatkan Bahaya Belajar Daring

Benarkah belajar daring kembali jadi solusi? Pakar Umsura ingatkan risiko penurunan kualitas pendidikan tanpa strategi tepat.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
istimewa
DEEP LEARNING - Pakar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Achmad Hidayatullah Ph.D., menilai pembelajaran daring memang menjadi langkah paling realistis dalam situasi krisis, baik ekonomi maupun keamanan. Namun, kebijakan ini diminta tidak dilakukan secara asal dan harus berbasis konsep pembelajaran mendalam atau deep learning. 
Ringkasan Berita:
  • Pakar pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menilai pembelajaran daring realistis di tengah krisis namun butuh konsep matang.
  • Penerapan deep learning diperlukan untuk mencegah penurunan kualitas belajar seperti masa pandemi.
  • Skema hybrid disarankan: teori dilakukan secara daring, sementara praktikum wajib tatap muka.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Rencana penerapan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) di tengah krisis global mulai berdampak pada sektor pendidikan.

Pemerintah kini mempertimbangkan kembali pembelajaran daring sebagai opsi utama, guna menjaga stabilitas selama masa krisis ekonomi maupun keamanan.

Namun, kebijakan ini diminta tidak dilakukan secara asal-asalan dan wajib berbasis konsep pembelajaran mendalam atau deep learning.

Pentingnya Konsep Deep Learning

Pakar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Achmad Hidayatullah Ph.D., menilai pembelajaran daring adalah langkah paling realistis.

“Pembelajaran daring adalah cara paling mudah dalam situasi krisis. Namun tidak cukup hanya instruksi, harus disertai regulasi dan pedoman jelas,” ujar Hidayatullah, Kamis (26/3/2026).

Ia mengingatkan, bahwa pengalaman pandemi Covid-19 menunjukkan sistem daring yang buruk justru merusak kualitas pendidikan nasional.

  • Banyak siswa mengalami kebosanan akut selama belajar online.
  • Terjadi penurunan kemampuan literasi dan numerasi (kesulitan membaca dan menghitung).
  • Kualitas pembelajaran menurun karena hanya dianggap sebagai formalitas administratif.

Skema Hybrid: Teori Online, Praktikum Offline

Hidayatullah menambahkan, pemerintah sebaiknya membagi sistem pembelajaran secara proporsional agar kompetensi siswa tetap terjaga.

Materi teori bisa dilakukan melalui dialog daring, namun praktikum di bidang teknik, kesehatan hingga biologi harus tetap dilakukan secara langsung di laboratorium.

Selain itu, mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi atau tesis harus tetap diberikan akses fisik ke perpustakaan kampus.

Dampak Pembelajaran Jarak Jauh

Berdasarkan riset Hidayatullah dan Csikos (2023), kemampuan regulasi diri (self-regulation) siswa adalah kunci sukses pembelajaran daring.

Siswa yang merasa nyaman dan kompetensinya difasilitasi dengan baik, cenderung mampu mengatur proses belajarnya sendiri tanpa pengawasan ketat.

Tanpa adanya fasilitas dan rasa nyaman tersebut, pembelajaran daring hanya akan menjadi beban mental yang menurunkan motivasi belajar jangka panjang.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved