Berita Viral
Ingat Nicolas Maduro, Eks Presiden Venezuela? Bakal Sidang Hari Ini, Begini Kondisinya di Penjara AS
Masih ingat Mantan presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang ditangkap pasukan elit Amerika Serikat (AS), Sabtu (31/1/2026) lalu?
Ringkasan Berita:
- Mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dijadwalkan menjalani sidang kedua di pengadilan New York hari ini (26/3/2026).
- Agenda utama adalah upaya pembelaan pengacara untuk membatalkan kasus berdasarkan alasan prosedural dan hak konstitusional.
- Maduro ditahan di Metropolitan Detention Center Brooklyn tanpa akses internet atau surat kabar.
- Ia dilaporkan dalam kondisi kuat, rutin membaca Alkitab, dan hanya diizinkan berkomunikasi selama 15 menit dengan keluarga melalui telepon
SURYA.CO.ID - Masih ingat Mantan presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang ditangkap pasukan elit Amerika Serikat (AS), Sabtu (31/1/2026) lalu?
Maduro akan menjalani sidang kedua di pengadilan New York, Kamis (26/3/2026) sekira pukul 11.00 waktu setempat
Sidang Maduro hari ini dipimpin oleh hakim senior bernama Alvin Hellerstein.
Menurut info beredar, sidang hari ini beragendakan upaya pembelaan Maduro.
Sementara para pengacara berebut siapa yang akan membayar biaya hukum mantan pemimpin tersebut.
Pemerintah Venezuela berupaya menanggung biaya tersebut, tetapi karena sanksi Washington, pengacaranya, Barry Pollack, harus mendapatkan lisensi AS yang belum dikeluarkan.
Dalam pengajuan ke pengadilan, Pollack berpendapat bahwa persyaratan izin tersebut melanggar hak konstitusional Maduro untuk mendapatkan perwakilan hukum.
Dia pun menuntut agar kasus tersebut dibatalkan berdasarkan alasan prosedural.
Dipenjara Tanpa Akses Informasi
Baca juga: Duduk Perkara Presiden Nicolas Maduro Ditangkap Pasukan Elite AS, Donald Trump Klaim Sudah Ultimatum
Ditahan di Metropolitan Detention Center Brooklyn, sebuah penjara federal yang dikenal karena kondisi tidak higienisnya, Maduro dilaporkan sendirian di dalam sel tanpa akses internet atau surat kabar.
Sebuah sumber yang dekat dengan pemerintah Venezuela mengatakan, Maduro yang dipenjara membaca Alkitab dan disebut sebagai "presiden" oleh beberapa tahanan lainnya.
Ia hanya diperbolehkan berkomunikasi melalui telepon dengan keluarganya dan pengacaranya maksimal 15 menit per panggilan, tambah sumber tersebut.
"Para pengacara memberi tahu kami bahwa dia kuat. Dia berkata kita tidak boleh bersedih," kata putranya, Nicolas Maduro Guerra
"Kita baik-baik saja, kita adalah pejuang," sambungnya menirukan ucapan sang ayah.
Maduro dan istrinya dibawa secara paksa oleh pasukan komando AS pada dini hari 3 Januari dalam serangan udara di ibu kota Venezuela yang didukung oleh pesawat tempur dan pengerahan angkatan laut besar-besaran.
berita viral
Nicolas Maduro
Presiden Venezuela
Donald Trump
Meaningful
Multiangle
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Sosok yang Pertama Kali Viralkan Kiai Ashari Tersangka Pencabulan di Pati, Dipuji Hotman Paris |
|
|---|
| Hantavirus Terdeteksi Muncul di Indonesia, Perlukah Kita Khawatir Seperti saat Wabah Covid-19? |
|
|---|
| Ingat Husein Inisiator Demo di Pati yang Membelot Dukung Bupati Sudewo? Jadi Korban Penganiayaan |
|
|---|
| Saat Buron, Ashari Tersangka Pencabulan Santri di Pati Ngaku Jadi Samsuri ke Petilasan Diutus Guru |
|
|---|
| Tabiat Ashari Pengasuh Ponpes Tersangka Pencabulan di Pati Dibongkar Tetangga, Jarang Srawung Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Ingat-Nicolas-Maduro-Eks-Presiden-Venezuela-Bakal-Sidang-Hari-Ini-Begini-Kondisinya-di-Penjara-AS.jpg)