Jumat, 8 Mei 2026

PLN Nusantara Power Bangun PLTS Terapung 100 MW di Karangkates Malang

PLN Nusantara Power kembangkan PLTS terapung Karangkates untuk dorong energi bersih nasional.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
PLTS TERAPUNG - PLN Nusantara Power akan membangun PLTS Terapung Karangkates dengan kapasitas 100 MWac atau 133 MWp melalui entitas pengembang PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI). Proyek ini direncanakan akan selesai pada Januari 2027. (Foto : PLN NP) 

Ringkasan Berita:
  • PLN Nusantara Power kembangkan PLTS terapung di Waduk Karangkates, Malang.
  • Pembangkit 100 MW ini berpotensi melistriki 100 ribu rumah tangga.
  • Proyek juga dapat menekan emisi karbon hingga 181.700 ton per tahun.

 

SURYA.co.id SURABAYA-PLN Nusantara Power melalui anak usahanya, PLN Nusantara Renewables, komitmen mendukung percepatan transisi energi di melalui pengembangan proyek PLTS Terapung Karangkates di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Proyek ini menjadi salah satu inisiatif strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset waduk untuk menghasilkan energi bersih, sejalan dengan kebijakan pemerintah, RUPTL PLN, dan agenda kemandirian energi nasional.

Kembangkan PLTS Terapung 

PLTS Terapung Karangkates dikembangkan dengan kapasitas 100 MWac atau 133 MWp melalui entitas pengembang PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI). 

Kehadiran proyek ini mencerminkan upaya pemanfaatan ruang waduk secara produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat bauran energi baru terbarukan nasional.

Dalam paparan proyek, disebutkan pengembangan PLTS Terapung Karangkates didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis.

Baca juga: PLN Nusantara Power Percepat Ekosistem Hidrogen Hijau Lewat HRS Merah Putih 2.0 di Rembang

Antara lain komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement, program pemerintah terkait swasembada energi, optimalisasi aset waduk yang telah tersedia, serta penugasan dari PT PLN (Persero) kepada PT PLN Nusantara Power sejak tahun 2022.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah penting dalam memperluas pengembangan energi ramah lingkungan di Indonesia.

“PLTS Terapung Karangkates menjadi langkah strategis PLN Nusantara Power Group dalam memperkuat portofolio energi baru terbarukan nasional, komitmen bersama untuk menghadirkan masa depan energi yang lebih hijau serta efisien,” kata Ruly, Sabtu (14/3/2026).

Dari sisi progres, proyek ini telah melalui berbagai tahapan penting. Setelah penyelesaian perencanaan dan studi kelayakan pada periode 2021–2022.

Salah satu tonggak terbaru ditandai dengan pelaksanaan Soft Launching Ceremony pada 10 Februari 2026, yang menunjukkan dimulainya fase konstruksi.

Baca juga: PLN Gandeng Perusahaan Energi Asal Hongkong Bangun PLTS Terapung di Karangkates

Sejumlah dokumen utama seperti KKPR PV Plant, AMDAL, dan KKPR SF telah rampung. 

Sementara itu, beberapa perizinan lanjutan, di antaranya PPKH PV Plant SF, IPSDA, serta sebagian komponen LUA/RAUA, masih dalam proses dengan target penyelesaian pada Maret 2026. Penataan KJA (Keramba Jaring Apung) juga telah diselesaikan pada 31 Januari 2026.

Pada aspek engineering, proses persetujuan desain masih berlangsung. Sementara dari sisi procurement, material floater untuk kapasitas 5 MW telah tiba di lokasi proyek, bersamaan dengan proses fabrikasi PV module, inverter, dan floater yang terus berjalan.

Sekretaris Perusahaan PLN Nusantara Renewables, Ndaru Tri Hatmoko, menyampaikan bahwa proyek ini diharapkan memberikan manfaat yang luas, baik bagi sistem ketenagalistrikan maupun masyarakat sekitar.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved