Rabu, 20 Mei 2026

Akhir Tragis Pria Di Gresik, Ditemukan Tewas Usai Telpon Istrinya Yang Kerja Di Luar Negeri  

Pihak keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
AKHIR TRAGIS - Petugas saat melakukan olah TKP di rumah korban Jalan Wahidin, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Senin (23/2/2026). (foto dok. Polsek kebomas)  
Ringkasan Berita:
  • Korban meninggal usai bertengkar via telepon dengan istrinya yang berada di Hongkong.
  • Saat itu korban mengatakan kepada Istrinya jika tidak pulang, maka korban mengancam bunuh diri.
  • Pihak keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi
  • Saksi datang ke rumah korban saksi melihat pintu rumah sudah dalam posisi terbuka dan  melihat korban sudah mengakhiri hidupnya.

 

SURYA.co.id GRESIK  - Seorang pria di Kebomas Gresik ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Senin (23/2/2026) pagi. Korban meninggal usai bertengkar via telepon dengan istrinya yang berada di Hongkong.

Identitas korban bernama Eko Puji Hariono (28) warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun, berawal pada hari Senin tanggal 23 Februari 2026 sekira 07.00 Wib, saksi Nur Fadilah ditelepon oleh Istri Korban yang saat ini berada di Hongkong, bekerja sebagai pekerja migran. 

Saat itu istri korban menceritakan telah bertengkar dengan korban terkait perpanjangan masa kerja istri korban di Hongkong. 

Bertengkar Dengan Istrinya 

Saat itu korban mengatakan kepada Istrinya bahwa jika tidak pulang, maka korban akan mengancam untuk bunuh diri.

Baca juga: Tidak Ikut Kenduri Ternyata Akhiri Hidup, Remaja Madiun Tinggalkan HP di Bawah Tumpukan Batu

Merasa khawatir dengan kondisi korban, Istri korban meminta tolong kepada saksi untuk cek kondisi korban. 

Selanjutnya sekira pukul 08.00 Wib saksi Nur datang ke rumah korban Eko Puji Hariono, sesampainya di rumah korban, saksi melihat pintu rumah sudah dalam posisi terbuka separuh. 

Kemudian saat masuk rumah saksi melihat korban Eko Puji sudah terlihat mengakhiri hidupnya. Sejumlah barang bukti di lokasi seperti kain sarung warna coklat dan pakaian yang digunakan korban hanya memakai baju kaos dan celana dalam boxer warna biru. 

Selanjutnya mengetahui hal tersebut saksi langsung menghubungi tetangga korban yang masih saudara dengan korban yaitu Suparno untuk meminta bantuan. 

Kemudian saksi Suparno menghubungi Polsek Kebomas. korban di bawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum et repurtum guna kepentingan Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.

Baca juga: Ditemukan Putrinya Setelah Akhiri Hidup, Pria Bangkalan Tinggalkan Teka-Teki Lewat Status WA

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi. 

Pihak keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi dan mengikhlaskan kepergian korban.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved