Sabtu, 25 April 2026

Dahlan Dahi Terima PWI Awards 2026 atas Perannya Satukan 2 Kubu PWI

Dahlan Dahi, CEO Tribunnews.com, menerima PWI Awards 2026 atas jasanya menyatukan PWI setelah konflik dualisme.

|
Editor: Adrianus Adhi
Surya.co.id/Dok Tribunnews
PENGHARGAAN - CEO Tribunnews, Dahlan Dahi (kedua dari kanan) menerima penghargaan dari PWI saat Puncak Peringatan Hari Pers Nasional di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026) pagi. Dahlan Dahi dianggap berjasa atas mewujudkan soliditas dan persatuan kembali PWI 

Ringkasan Berita:
  • Dahlan Dahi, CEO Tribunnews.com, menerima PWI Awards 2026 atas perannya menyatukan PWI.
  • Konflik dualisme PWI bermula dari isu dana UKW BUMN, berujung pada kepemimpinan tandingan.
  • Dahlan memediasi hingga Kongres Persatuan 2025 memilih Ahmad Munir sebagai Ketua Umum.

SURYA.co.id, Surabaya - Dahlan Dahi menerima PWI Awards 2026 atas perannya menyatukan kembali Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setelah konflik dualisme kepemimpinan.

Penghargaan tersebut disampaikan saat puncak peringatan Hari Pers Nasional di Serang, Banten, Senin (9/2/2026).

Ketua Umum PWI Ahmad Munir adalah yang menyerahkan penghargaan kepada Dahlan Dahi.

Munir menilai Dahlan sebagai figur yang ikhlas dan telaten menyelesaikan konflik panjang antara kubu Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sakedang.

“Beliau bisa merajut kembali perbedaan-perbedaan keras antara Bang HCB dan Bang Zul. Berkat ketelatenan, keikhlasan, dan ketulusan mas Dahlan Dahi, akhirnya tercapai kesepakatan untuk digelar Kongres Persatuan PWI 2025,” ujar Munir dikutip dari Tribunnews

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid turut menyampaikan rasa sukacita atas persatuan PWI.

Ia menegaskan pemerintah bersyukur organisasi wartawan tertua di Indonesia kembali bersatu setelah dualisme kepengurusan. 

Menanggapi penghargaan yang diberikan kepadanya, Dahlan Dahi  berterima kasih kepada para pihak.

"Seremoni penghargaan adalah melestarikan dan mewariskan nilai baik, tentang ketulusan, kerja keras, dan dedikasi untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita dan kelompok kita. Nilai baik untuk publik. PWI adalah institusi yang bekerja untuk publik. Semoga makin kuat dan makin besar kontribusinya untuk publik," ujar Dahlan.

Kilas Balik Konflik dan Peran Dahlan

Konflik PWI bermula dari isu dana bantuan BUMN untuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 2024.

Persoalan ini memicu ketegangan antara Ketua Umum Hendry Ch Bangun dan Dewan Kehormatan Sasongko Tedjo, hingga berujung pada Kongres Luar Biasa yang melahirkan kepemimpinan tandingan Zulmansyah Sakedang.

Dahlan Dahi, yang terpilih sebagai anggota Dewan Pers 2025-2028, segera bertindak sebagai mediator.

Ia mempertemukan Hendry dan Zulmansyah dalam rapat virtual, menghasilkan kesepakatan untuk menggelar Kongres Persatuan PWI pada Agustus 2025.

Kongres tersebut akhirnya memilih Ahmad Munir sebagai Ketua Umum PWI periode 2025-2030, menandai berakhirnya dualisme.

Kilas balik konflik PWI 2024-2025:

  • Awal 2024: isu dana cashback UKW memicu perpecahan.
  • Agustus 2024: Kongres Luar Biasa melahirkan kepemimpinan tandingan.
  • Mei 2025: Dahlan Dahi memediasi islah Hendry dan Zulmansyah.
  • Agustus 2025: Kongres Persatuan digelar, Munir terpilih sebagai Ketua Umum.

Sosok Dahlan Dahi

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved