Alfamidi dan SGM Lanjutkan Program Edukasi Keluarga di Wlingi Kabupaten Blitar
Alfamidi bersama SGM menggelar kegiatan Edukasi Keluarga Balita di gerai Alfamidi Super Gajah Mada Wlingi, Kabupaten Blitar,
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Ringkasan Berita:
- Alfamidi bersama SGM kembali menggelar Edukasi Keluarga Balita di Alfamidi Super Gajah Mada Wlingi, Kabupaten Blitar.
- Kegiatan diikuti ratusan ibu balita dan merupakan komitmen Alfamidi mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.
- Edukasi menekankan pencegahan kekurangan zat besi pada balita melalui pemenuhan gizi seimbang dan pola makan tepat.
- Acara berlangsung interaktif, disertai sesi konsultasi dan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada peserta.
SURYA.co.id | SURABAYA - Alfamidi bersama SGM menggelar kegiatan Edukasi Keluarga Balita di gerai Alfamidi Super Gajah Mada Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Kegiatan bertema 'Cegah Kekurangan Zat Besi pada Si Kecil, Dukung Jadi Generasi Maju' ini juga pernah digelar sebelumnya di Kota Malang.
Kegiatan ini diikuti antusias oleh ratusan ibu yang memiliki balita di wilayah sekitar.
Baca juga: Alfamidi dan SGM Edukasi eputar Gizi untuk Cegah Kekurangan Zat Besi pada Balita di Kota Malang
Branch Manager Alfamidi Cabang Pasuruan, Widodo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Alfamidi dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.
“Kami berharap edukasi seperti ini dapat membantu orang tua lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi balita demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” kata Widodo, Rabu (14/1/2026).
Alfamidi menyampaikan bahwa program edukasi gizi keluarga balita akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan pengetahuan gizi keluarga.
Edukasi disampaikan oleh Ketua Kader Posyandu Kelurahan Wlingi, Jujuk, bersama dr Syamsudduha Muhtadin.
Keduanya menekankan bahwa kekurangan zat besi pada balita masih menjadi permasalahan yang sering terjadi dan kerap tidak disadari oleh orang tua.
Pentingnya Peran Keluarga
Jujuk menjelaskan pentingnya peran keluarga dalam memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak sejak dini.
Menurutnya, penerapan pola makan yang tepat dapat membantu mencegah gangguan tumbuh kembang pada balita.
“Pemenuhan zat besi sangat penting untuk mendukung perkembangan otak dan menjaga daya tahan tubuh anak. Orang tua perlu memperhatikan asupan gizi seimbang melalui pola makan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, dr Syamsudduha Muhtadin menambahkan bahwa kekurangan zat besi dapat berdampak pada konsentrasi, aktivitas, dan daya tahan tubuh anak.
Oleh karena itu, orang tua perlu memahami tanda-tanda awal serta pentingnya pemantauan pertumbuhan anak secara rutin.
Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip Pemberian Makanan, termasuk pengaturan frekuensi makan, tekstur makanan sesuai usia, serta variasi menu agar kebutuhan gizi balita terpenuhi secara optimal.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab.
Para peserta aktif berkonsultasi terkait anak yang sulit makan, penyusunan menu harian, hingga cara sederhana memenuhi kebutuhan gizi keluarga menggunakan bahan pangan yang mudah diperoleh.
Selain mendapatkan edukasi, peserta juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Alfamidi.
| Mahasiswa Umsura Cetak Sejarah Dunia, Putra Tri Ramadani Raih Emas Bersejarah di Praha |
|
|---|
| Comeback Marc Marquez, Tampil Tak Tersentuh Sapu Bersih MotoGP Hungaria 2026 |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Ungkap Penyebab Rupiah Melemah hingga Rp 18.000 Per Dolar: Ada Sentimen Negatif |
|
|---|
| Italjet Buka Showroom Perdana di Surabaya, Optimistis Skuter Premium Kian Agresif |
|
|---|
| Kadindik Jatim Ingatkan Calon Murid Ikuti Simulasi SPMB 2026, Hindari Kendala Saat Pendaftaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/EDUKASI-KELUARGA-BALITA-Para-peserta-kegiatan-Edukasi-Keluarga-Balita-bertema-Cegah.jpg)