Sabtu, 2 Mei 2026

KKB Papua

KKB Papua Masih Berulah saat Hari Natal, Kini Bunuh Warga Sipil dan Dibiarkan di Pinggir Jalan

Dua warga sipil jadi korban serangan brutal KKB di Dekai, Papua Pegunungan. Satu tewas, satu luka berat, aparat perketat pengamanan.

Tayang:
Tribun Papua
KKB PAPUA BERULAH - Tampak korban dirawat di RS Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan akibat serangan brutal KKB Papua, Kamis (25/12/2025). Mereka tetap beraksi meski sedang perayaan Natal. 

Ringkasan Berita:
  • Warga sipil Ramli S tewas dan Ardi luka berat akibat serangan diduga KKB di Dekai.
  • Serangan terjadi dua hari berturut-turut pada 25–26 Desember 2025.
  • Aparat TNI-Polri memperketat pengamanan dan melakukan olah TKP.
  • Sepanjang 2025, Satgas Damai Cartenz menangkap 45 anggota KKB dan menyita senjata.

 

SURYA.co.id - Seorang warga sipil bernama Ramli S (51) ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (25/12/2025), bertepatan dengan Hari Natal.

Korban diduga kuat menjadi sasaran serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ramli mengalami luka bacok akibat senjata tajam pada bagian leher dan tangan.

Dalam rentang waktu yang berdekatan, seorang korban lain bernama Ardi (45) juga diserang di lokasi berbeda dan kini masih menjalani perawatan intensif.

Rangkaian kekerasan terjadi selama dua hari berturut-turut, yakni Kamis (25/12/2025) dan Jumat (26/12/2025).

Ramli ditemukan bersimbah darah di Jalan Sosial Matoa, sementara Ardi diserang saat berada di sebuah bengkel motor di Jalan Papua.

"Korban Ramli ini ditemukan bersimbah darah di Jalan Sosial Matoa dengan luka bacok senjata tajam pada bagian leher dan tangan," ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, melansir dari Tribun Papua.

Menurut Faizal, saksi mata melihat sedikitnya lima orang tidak dikenal melakukan penyerangan secara brutal sebelum melarikan diri ke arah hutan.

Korban Selamat Dievakuasi, Aparat Perketat Pengamanan

Berbeda dengan Ramli, korban Ardi berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius.

Ia langsung dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban (Ardi) mengalami luka tusuk serius pada leher bagian belakang namun berhasil dievakuasi ke RSUD Dekai untuk perawatan intensif," jelas Faizal.

Pasca-kejadian, aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti.

Personel Brimob dan Satgas Operasi Damai Cartenz juga meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Dekai.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan menilai peristiwa itu sebagai tindakan tidak berperikemanusiaan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved