Minggu, 31 Mei 2026

Berita Viral

Petugas BPBD di Aceh Utara Menangis Minta Bantuan, Warga Terjebak Berhari-Hari Tanpa Akses

Aksi anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara iadi sorotan, rekaman menangis saat tolong warga korban banjir Sumatera.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Instagram undercover.id
Ifan, seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Videonya menangis viral do media sosial karena tak sanggup mengevakuasi 30 jenazah di Aceh Utara. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas BPBD Aceh Utara menangis meminta bantuan karena warga dan tim terjebak berhari-hari tanpa akses serta tanpa logistik.
  • Ia memohon agar bantuan dikirim lewat jalur air karena seluruh jalur darat putus akibat banjir dan longsor.
  • BNPB mencatat total 708 meninggal dan 499 hilang di Aceh, Sumut, dan Sumbar, dengan pencarian masih berlangsung.

 

SURYA.CO.ID - Aksi anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara iadi sorotan, setelah rekaman mereka menangis di tengah proses evakuasi viral di media sosial.

Petugas BNPB itu adalah Irfan. Ia menangis karena belum bisa mengevakuasi 30 jenazah setelah seluruh akses putus.

"Aceh Utara sudah terdata 30 jenazah terlantar, kami mohon kami sudah 4-5 hari putus akses komunikasi, BBM, semuanya, anak bayi kami, lansia kamu, jenazah kami sudah tidak bisa diangkut," ujar Ifan, petugas BPBD Kabupaten Aceh Tamiang menahan tangis, dilansir dari Instagram undercover.id, Selasa (2/12/2025).

Video anggota BPBD Irfan juga dibagikan oleh Boy Candra melalui akun X @dsuperboy pada Senin (1/12).

Irfan mengaku bahwa banjir dan longsor yang melanda sejak Sabtu (22/11) hingga Kamis (27/11) telah memutus seluruh jalur darat.

Selama itu pula, mereka berada di tengah warga yang membutuhkan makanan, obat-obatan, serta pertolongan medis.

Dalam rekaman tersebut, petugas BPBD itu menyampaikan permintaan mendesak agar bantuan dikirim menggunakan jalur laut.

Dia menjelaskan bahwa timnya bersiap menjemput logistik dari pelabuhan yang paling memungkinkan diakses.

“Ketika ingin mengirimkan bantuan, mohon menggunakan jalur air. Kami akan menjemputnya di sini, di Pangkalan Susu, dan kami akan menyebrangkannya langsung ke kabupaten yang Kabupaten Tamiang,” ujarnya dalam video tersebut, dikutip SURYA pada Selasa (2/12).

"Begitu juga dengan kabupaten kota yang lain seperti Aceh Timur, Langsa, Aceh Utara, Lhokseumawe kami mohon bantuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, 

"Salam tangguh salam kemanusiaan," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, SURYA masih mencari informasi kondisi terbaru anggota BNPB di Aceh Utara tersebut.

Baca juga: Kumpulkan Rp10 M dalam 24 Jam untuk Korban Banjir Sumatera, Ini Sosok Ferry Irwandi Malaka Project

Korban Bencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru terkait banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga Selasa (2/12/2025) sore, total 708 orang tercatat meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved