Rabu, 10 Juni 2026

Berita Viral

Kabar Gembira Magang Kemnaker Gelombang Selanjutnya dari Menkeu Purbaya, Anggarannya Fantastis

Pemerintah gelontorkan Rp106 triliun untuk program magang nasional 2025–2026 bagi lulusan kampus. Siapkan gaji setara UMK.

Tayang:
Kompas.com
MAGANG KEMNAKER - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Ia memberikan kabar gembira terkait program Magang Kemnaker gelombang selanjutnya. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah mengalokasikan Rp106 triliun untuk program magang nasional 2025–2026 bagi lulusan kampus.
  • Setiap peserta akan menerima uang saku setara UMK, sekitar Rp3,8 juta per bulan.
  • Kemenkeu dan Kemnaker bekerja sama untuk memastikan keberlanjutan program hingga 2026 dan seterusnya.

 

SURYA.co.id - Menteri keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kabar gembira terkait program Magang Kemnaker gelombang selanjutnya.

Menkeu Purbaya mengabarkan, pemerintah akan memberikan anggaran yang fantastis untuk program tersebut.

Pemerintah tengah menyiapkan dana jumbo mencapai Rp106 triliun untuk meluncurkan program magang nasional yang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi pada periode 2025–2026.

Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi kebijakan fiskal ekspansif guna memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi tenaga muda.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa alokasi dana tersebut merupakan bagian dari total anggaran Rp1,37 triliun yang secara khusus disiapkan untuk memperluas kesempatan kerja bagi para fresh graduate.

“Pemerintah memberikan program magang lulusan perguruan tinggi dengan alokasi Rp1,37 triliun,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Kementerian Keuangan di Kompleks Parlemen, Selasa (4/11/2025), melansir dari Kompas.com.

Menurut Purbaya, peserta magang akan memperoleh uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dengan rata-rata Rp3,8 juta per bulan. Penyaluran dana dilakukan melalui bank-bank Himbara, seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI.

“Diharapkan program ini bisa memberi dorongan tambahan ke perekonomian. Kalau begitu, pertumbuhan 5,5–5,6 persen mudah-mudahan bisa kita capai,” tambahnya optimistis.

Langkah ini turut mendapat dukungan kuat dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi instruksi agar program magang tersebut tidak hanya berhenti di tahun 2025, melainkan dilanjutkan secara berkelanjutan.

“Sudah ada arahan dari Presiden bahwa program ini akan berlanjut di tahun 2026 dan seterusnya. Jadi ini bukan hanya program jangka pendek, tapi berkelanjutan,” tutur Yassierli di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Baca juga: Kapan Magang Kemnaker Gelombang 2 Dibuka? Kuotanya Mencapai 80 Ribu Peserta, Ini Cara Daftarnya

Pada tahap awal, pemerintah akan membuka kuota 20.000 peserta dari kalangan lulusan baru perguruan tinggi.

Masa magang akan berlangsung selama enam bulan, dan para peserta akan menerima uang saku yang diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat muda.

Selain menjadi sarana penyerapan tenaga kerja, pemerintah memandang program ini sebagai tempat pembelajaran praktis bagi para lulusan baru agar lebih siap menghadapi tuntutan dunia profesional.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved