Rabu, 8 April 2026

Gestur dan Pidato Gebrak Meja Prabowo di PBB Bikin Trump Beri Pujian Ini 

Trump menilai pidato Prabowo penuh ketegasan dan energi.  Ia bahkan menyoroti gestur Prabowo yang mengetukkan tangan ke meja

|
Editor: Wiwit Purwanto
Instagram @kemensetneg.ri
SIDANG UMUM PBB - Presiden RI Prabowo Subianto, di forum Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB, New York, Selasa (23/9/2025). Dalam forum ini, Trump memuji pidato Prabowo yang dinilai tegas dan menggugah, termasuk gestur mengetuk meja sebagai simbol keberanian diplomatik.  

SURYA.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji secara terbuka kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas pidatonya dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, Selasa (23/9/2025) waktu setempat.

Dalam forum terbatas bertajuk Multilateral Meeting on the Middle East yang digelar di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB, Trump menilai pidato Prabowo penuh ketegasan dan energi. 

Ia bahkan menyoroti gestur Prabowo yang mengetukkan tangan ke meja sebagai simbol keberanian dalam menyuarakan keadilan.

“Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Terima kasih banyak,” ujar Trump, seperti dikutip dari video resmi Sekretariat Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump secara langsung di hadapan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Raja Yordania Abdullah II, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. 

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Bicara Kolonialisme dan Gaza di PBB, Donald Trump: Pidato Hebat!

Respons Trump sontak menjadi sorotan, mengingat gaya komunikasi Prabowo yang dinilai menggugah perhatian forum internasional.

Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian global, khususnya dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. 

Ia menyampaikan keprihatinan atas konflik dan krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia.

“Dunia kita saat ini diwarnai oleh konflik, ketidakadilan, dan ketidakpastian yang semakin mendalam. Setiap hari kita menyaksikan penderitaan, genosida, dan pengabaian terang-terangan terhadap hukum internasional dan kemanusiaan,” kata Prabowo.

Presiden RI juga mengutip pernyataan Sekjen PBB António Guterres bahwa dunia tidak boleh menyerah pada harapan dan idealisme. 

Baca juga: 5 Pesan Penting Presiden Prabowo saat Pidato di KTT PBB, Sikap Tegas Disanjung Donald Trump

Ia mengajak semua negara untuk memperkuat multilateralisme dan institusi global demi mewujudkan perdamaian.

Prabowo secara khusus menyinggung perjuangan bangsa Palestina yang hingga kini belum mendapatkan keadilan. 

Ia meminta PBB menolak doktrin Thucydides yang menyatakan bahwa yang kuat berbuat semaunya, sementara yang lemah menanggung akibat.

“Kita harus menolak doktrin ini. PBB ada untuk menolak doktrin ini. Kita harus berdiri untuk semua, yang kuat dan yang lemah. Kebenaran tidak boleh hanya benar. Kebenaran harus benar,” tegasnya.

Indonesia, menurut Prabowo, siap meningkatkan kontribusi nyata dalam misi perdamaian dunia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved