Berita Viral

Arti Tulisan ACAB dan 1312 yang Viral di Medsos, Berawal dari Inggris hingga Jadi Slogan Global

Kenapa tagar ACAB dan kode 1312 ramai di medsos? Simak asal-usul, peran musik punk, hingga kontroversi globalnya di sini.

Wikipedia Commons
ARTI TULISAN ACAB - Ilustrasi tulisan ACAB dan 1312 yang Viral di Medsos. 

1. Apa arti ACAB?
ACAB adalah singkatan dari All Cops Are Bstards*, slogan protes yang dipakai sejak 1920-an di Inggris.

2. Apa arti angka 1312?
1312 adalah kode angka dari ACAB, berdasarkan urutan abjad: A=1, C=3, A=1, B=2.

3. Kenapa ACAB kontroversial?
Karena sebagian orang menganggapnya menyerang semua polisi, sementara yang lain melihatnya sebagai kritik pada institusi kepolisian.

4. Apakah ACAB dilarang di Indonesia?
Tidak ada aturan spesifik yang melarang, tapi penggunaan slogan ini bisa memicu kontroversi jika dianggap menyerang aparat.

ACAB dan 1312 bukan sekadar singkatan atau kode angka. Ia adalah bentuk bahasa protes yang lahir hampir seabad lalu di Inggris dan masih bertahan hingga kini.

Dari jalanan hingga media sosial, slogan ini mencerminkan bagaimana ekspresi perlawanan bisa melewati batas generasi, budaya, bahkan benua.

Sebagaimana dicatat GQ.com (30/8/2025), ACAB menunjukkan kekuatan sederhana sebuah akronim: mudah diingat, provokatif, sekaligus mampu hidup lama dalam budaya populer.

Fenomena ACAB dan kode 1312 membuat penulis merenung bahwa sebuah kata singkatan ternyata bisa melintasi zaman, menyeberangi benua, bahkan bertahan lintas generasi.

Dari syair sederhana di Inggris pada 1920-an, ACAB menjelma menjadi simbol global yang masih terasa relevan di era digital hari ini.

Namun, menurut saya, menarik sekali melihat bagaimana sebuah slogan bisa bermakna ganda.

Di satu sisi, ACAB dianggap sebagai bentuk kritik terhadap sistem kepolisian yang sering kali dinilai tidak adil.

Tapi di sisi lain, slogan ini juga bisa dengan mudah dipahami secara ekstrem, seolah-olah semua polisi layak dicap buruk tanpa terkecuali.

Bagi saya pribadi, yang penting dari keberadaan ACAB bukan soal apakah kita sepakat atau menolaknya, melainkan tentang bagaimana sebuah ekspresi protes bisa mencerminkan kegelisahan masyarakat yang tak menemukan ruang dialog.

Ketika orang merasa suara mereka tidak didengar, mereka mencari simbol, kata-kata singkat, atau bahkan kode angka untuk menyalurkan perlawanan.

Dalam konteks Indonesia, maraknya tagar ACAB di media sosial juga bisa dibaca sebagai tanda keresahan publik terhadap aparat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved