Senin, 11 Mei 2026

Gunung Semeru Erupsi

BB TNBTS Pastikan Kondisi 129 Pendaki Gunung Semeru Selamat dan Dalam Perjalanan Pulang

Sebanyak 129 pendaki Gunung Semeru yang sebelumnya dikabarkan terjebak saat terjadi erupsi, dilaporkan telah menuju Ranupani dalam kondisi selamat.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: irwan sy
PVMBG
GUNUNG SEMERU ERUPSI - Ilustrasi penampakan abu vulkanik Gunung Semeru Erupsi dari dokumentasi PVMBG, Rabu (19/11/2025). TNBTS memastikan 129 pendaki Gunung Semeru yang sebelumnya dikabarkan terjebak saat terjadi erupsi, dilaporkan telah menuju Ranupani dalam kondisi selamat. 

Ringkasan Berita:
  • Pendaki Semeru Selamat: Total 187 orang (129 pendaki, porter, petugas TNBTS) yang sebelumnya terjebak erupsi Semeru dilaporkan selamat.
  • Posisi Aman: Mereka aman karena berada di Ranu Kumbolo (utara), berlawanan arah dengan material erupsi (selatan/tenggara).
  • Evakuasi Terkendali: Rombongan sedang dalam perjalanan menuju Ranupani dan dipastikan kondisinya aman.
  • Pendakian Ditutup: Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup sementara oleh Balai Besar TNBTS hingga kondisi dinyatakan kembali kondusif.

 

SURYA.co.id | MALANG - Sebanyak 129 pendaki Gunung Semeru yang sebelumnya dikabarkan terjebak saat terjadi erupsi, dilaporkan telah menuju Ranupani dalam kondisi selamat.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan total semuanya berjumlah 187 orang.

Baca juga: Pengungsi Gunung Semeru Erupsi di Pronojiwo Lumajang Mulai Keluhkan Gangguan Kesehatan

Selain pendaki, juga ada petugas TNBTS, porter, dan Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).

"Saat ini sedang perjalananan menuju Ranupani," kata Rudijanta, Kamis (20/11/2025).

Dia memastikan semua pendaki beserta pihak-pihak terkait dalam kondisi aman.

Mereka tidak terdampak Gunung Semeru Erupsi yang terjadi, pada Rabu (19/11/2025).

Hal itu terjadi lantaran material erupsi bergerak ke arah selatan hingga tenggara, bertolak belakang dengan posisi para pendaki.

Pendakian Ditutup

"Sedangkan posisi Ranu Kumbolo berada di sisi utara," ucap Rudjianta.

Saat ini, pendakian sedang ditutup sampai kondisi kembali kondusif.

Penutupan jalur pendakian Gunung Semeru tertuang di dalam surat pemberitahuan yang diterbitkan oleh Balai Besar TNBTS per hari ini, dengan Nomor: PG.17/T.8/TU/HMS.01.08/B/11/2025 tentang Penutupan Pendakian Gunung Semeru.

Balai Besar TNBTS mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya mentaati penetapan zona berbahaya oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama, mengatakan tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sudah bersiaga di wilayah Ranupani untuk menunggu kedatangan rombongan pendaki.

Dia menyebutkan bahwa perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Ranupani memakan waktu sekitar 2,5 jam hingga 4 jam.

"Evakuasi terkendali dan dikoordinasi oleh petugas (TNBTS) bersama rekan-rekan dari saver serta, aman semuanya," kata Endrip.

Saat ini, BB TNBTS tengah mempersiapkan informasi terbaru dari kondisi pasca erupsi Gunung Semeru.

"Kami akan memperbarui informasi setelah ada keterangan resmi," pungkasnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved