Selasa, 14 April 2026

Amalan Islam

Bacaan Doa Awal Bulan dalam Islam Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

Bacaan doa awal bulan dalam Islam lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya. Amalkan doa ini untuk memohon keberkahan, keselamatan

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Pipit Maulidiya
Ilustrasi doa awal bulan dalam teks Arab dan artinya. 

Ringkasan Berita:
  • Doa awal bulan untuk menyambut bulan baru dapat diamalkan kapan saja, terutama setelah sholat fardhu atau malam.
  • Teks doa tersedia lengkap dalam Arab, latin, dan artinya agar mudah dipahami.
  • Waktu mustajab berdoa meliputi sepertiga malam terakhir, setelah sholat, dan saat sujud.

 

SURYA.CO.ID - Memasuki awal bulan, umat Islam dianjurkan untuk mengamalkan doa awal bulan sebagai bentuk harapan dan permohonan keberkahan kepada Allah SWT.

Dengan berdoa, hati menjadi lebih tenang dalam menghadapi segala kemungkinan.

Amalan doa awal bulan ini dapat dibaca kapan saja, karena tidak ada waktu khusus.

Umat Islam dapat mengamalkan doa awal bulan setelah sholat fardhu atau sholat malam yang diyakini sebagai waktu mustajab.

berikut bacaan doanya mengutip laman Rumasyho.com dalam teks Arab, latin dan artinya agar mudah diamalkan.

Baca juga: Niat Puasa Qadha di Bulan Syawal Lengkap dengan Keutamaannya

Doa Awal Bulan

Ada beberapa doa menurut riwayat hadis. Doa-doa ini dapat diamalkan salah satunya:

1.

Dari ‘Abdullah bin Hisyam radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, sahabat Nabi SAW mengajarkan doa saat memasuki awal bulan atau tahun:


اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيطَانِ، وَرِضوَانٍ مِنَ الرَّحمَنِ

Latin: Allohumma ad-khilhu ‘alainaa bil amni wal iimaani, was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani

Artinya: “Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat ridha Allah (Ar-Rahman).”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Baghawi dalam Mu’jam Ash-Shahabah dengan sanad sahih. Imam Ibnu Hajar mensahihkan hadits ini dalam Al-Ishabah (6:407-408). Hadits ini termasuk mawquf, yaitu perkataan sahabat, sesuai syarat kitab shahih.

2.


اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved