Minggu, 3 Mei 2026

Ramadan 2026

Kultum Ramadan: Menjaga Kualitas Ibadah di Hari Terakhir Ramadhan

Kultum Ramadan oleh Sekretaris IPNU Surabaya M. Ayatullahil Ulya mengajak umat memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadan.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Istimewa
Kultum Ramadan oleh Seketaris IPNU Surabaya M. Ayatullahil Ulya 

Kultum Ramadan oleh Seketaris IPNU Surabaya M. Ayatullahil Ulya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Di kesempatan ini, di penghujung bulan Ramadan, 10 hari terakhir, kita sepantasnya menyelesaikan perkara-perkara tuntutan terkait amalia kita untuk kualitas ibadah kita, seperti tadarus Al-Quran, sholat tarawih, buka puasa, ataupun puasa.

Di 10 hari terakhir ini, pertanyaannya, apakah kita sudah menyelesaikan tadarus Al-Quran kita dalam kurun waktu kurang lebih 30 hari ini. Jika masih belum, rekan-rekan sekalian, sahabat Nahdliyin di manapun berada, marilah kita menyelesaikan bacaan Al-Quran kita hingga khatam 37.

Jangan sampai momentum bulan suci Ramadan ini kita tidak menyelesaikan Al-Quran kita. Mengapa demikian? Karena Al-Quran adalah petunjuk bagi umat manusia. Dan Al-Quran diturunkan di bulan suci Ramadan.

Momentum ini harus kita persembahkan dalam diri kita untuk meningkatkan kualitas ibadah dengan benar-benar takwa, dengan menjalankan perintah-perintah dan menjauhi segala larangan. Dan juga terkait sholat tarawih kita.

Di penghujung 10 hari terakhir ini, apakah dalam 20 hari kemarin masih ada sholat tarawih kita yang bolong ataupun belum melaksanakannya. Momentum ini harus kita sempurnakan. Jangan sampai di 10 hari terakhir ini kita tidak melakukan ritual sholat tarawih.

Karena di 10 hari terakhir ini, kita sebagai umat muslim senantiasa mengharapkan Lailatul Qadar. Lailatul Qadar adalah hal yang paling kita inginkan sebagai umat Rasulullah SAW.

Dan juga sahabat-sahabat Generasi Z atau Gen Z, jika di 20 hari terakhir masih ada yang mokil ataupun puasanya bolong-bolong, kita manfaatkan 10 hari terakhir ini untuk menyempurnakan puasa kita.

Dan perlu diketahui, jangan sampai puasa kita hanya menahan dahaga, tidak makan dan tidak minum. Dan jangan sampai kita sebagai seorang pelajar atau pemuda berpuasa hanya tidur-tidur terus. Ini jangan sampai kita lakukan.

Untuk itu marilah kita tingkatkan kualitas diri kita. Semoga setelah bulan Ramadan ini kita bisa menjadi seorang hamba yang fitrah, dengan apa yang dilakukan di bulan Ramadan untuk kita implementasikan setelah Ramadan.

Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan senantiasa mengatakan perkataan yang baik. Semoga dalam momentum bulan Ramadan ini kita bisa menjadikan diri kita hal yang manfaat untuk selanjutnya.

Barang siapa berbuat baik, maka itu untuk dirinya sendiri. Dan barang siapa berbuat buruk, maka itu akan kembali kepada dirinya sendiri. Dan Tuhanmu tidaklah menzalimi hamba-hamba-Nya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Kultum Ramadan: Cara Mengejar Lailatul Qadar

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved