Ramadan 2026
Kultum: Cara Istiqomah Pasca Bulan Suci Ramadan
alhamdulillah pada saat ini kita berada di bulan Ramadan yang sebentar lagi akan meninggalkan kita.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Kultum Ramadan oleh Ustad Jufri S. Ag, Sekretaris LAZISNU PCNU Surabaya
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saudara semua yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, alhamdulillah pada saat ini kita berada di bulan Ramadan yang sebentar lagi akan meninggalkan kita.
Dengan Ramadan meninggalkan kita, maka otomatis usia kita semakin berkurang. Umpamanya kita memiliki sisa Ramadan tiga kali lagi, dengan selesainya Ramadan tahun ini, maka Ramadan yang kita miliki tersisa dua Ramadan.
Dengan meninggalkannya Ramadan, maka berkurang juga usia kita. Untuk itu mari kita terus merawat keistikamahan ibadah yang telah dilaksanakan di bulan Ramadan ini. Karena dengan menjaga keistikamahan, menjaga ibadah yang telah dilakukan di bulan Ramadan, itu tandanya kita sukses dalam madrasah Ramadan yang telah diberikan Allah kepada kita semua.
Para hadirin sekalian, tidak ada yang kita bawa kelak menghadap Allah Subhanahu wa ta'ala kecuali dengan ibadah. Dan ibadah akan baik nilainya manakala dibarengi dengan keistikamahan.
Kita tahu ketika Ramadan banyak tadarusan, banyak salat witir, dan banyak sedekah. Mudah-mudahan setelah Ramadan berakhir, kita tetap bisa menjaga keistikamahan tersebut hingga kita masuk kepada sabda Rasulullah SAW bahwa orang yang baik adalah orang yang kana yaumuhu khairan min amsihi fahuwa rabih, yaitu orang yang hari ini lebih baik daripada hari yang kemarin.
Saudara semua yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, menjaga keistikamahan ini sangat penting sekali agar kita senantiasa terus berada dalam bimbingan Allah untuk melaksanakan ibadah di dalam kehidupan ini.
Karena tidak ada tujuan Allah menciptakan jin dan manusia ini kecuali untuk beribadah kepada-Nya. Allah berfirman dalam Al Qur'an surah Adz-Dzariyat ayat 56:
Wa ma khalaqtul jinna wal insa illa liya'budun.
Kita hanya beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dalam segala dimensinya.
Ibadah tidak hanya membaca Al-Qur'an, ibadah tidak hanya puasa, tetapi ibadah juga perbuatan-perbuatan baik lainnya. Seperti menahan diri dari meng-share hal-hal yang sifatnya hoaks, adu domba, rukun dengan tetangga, dan harmonis dengan keluarga. Ini juga bagian dari ibadah yang perlu kita pertahankan walaupun Ramadan nantinya telah meninggalkan kita.
Para hadirin sekalian, sangat pentingnya istikamah. Sampai-sampai Nabi Muhammad SAW telah menyampaikan dalam sabdanya:
Katakanlah, “Saya beriman kepada Allah,” kemudian beristikamahlah. Istikamah dalam segala keadaan untuk menjaga keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Mudah-mudahan dengan pendidikan Ramadan, madrasah Ramadan yang telah diberikan Allah kepada kita tahun ini memberikan efek yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, walaupun di luar bulan Ramadan.
Demikian saudara semua. Mudah-mudahan hikmah yang sedikit ini ada guna dan manfaatnya sehingga mengantarkan kita menjadi hamba-Nya yang muttaqin.
Amin. Allahumma amin.
Wallahu al-muwaffiq ila aqwamit thariq.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Baca juga: Kultum Ramadan: Menuju Keutamaan 10 hari Terakhir Ramadhan
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini Jumat 20 Maret 2026, Besok 21 Maret Idul Fitri 1447 H |
|
|---|
| Doa Allahumma Taqabbal Shiyamana: Arab, Latin, dan Terjemahan Lengkap |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini Jumat 20 Maret 2026, Idul Fitri 1447H Jatuh Besok Sabtu 21 Maret |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini Kamis 19 Maret 2026, Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri |
|
|---|
| Bacaan Doa Akhir Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah SAW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kultum-Cara-Istiqomah-Pasca-Bulan-Suci-Ramadan.jpg)