Rabu, 8 April 2026

Ramadan 2026

Doa Setelah Sholat Witir dan Pelaksanaannya di Bulan Ramadan

umat Muslim dianjurkan membaca doa setelah sholat witir sebagai bentuk penghambaan dan harapan agar seluruh amal diterima oleh Allah SWT.

|
Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi sholat witir setelah tarawih di bulan Ramadan 

SURYA.co.id - Setelah menunaikan sholat Witir, umat Muslim dianjurkan membaca doa sebagai bentuk penghambaan dan harapan agar seluruh amal diterima oleh Allah SWT.

Doa setelah sholat Witir ini berisi permohonan iman yang kokoh, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, hingga kesehatan dan ampunan.

Bacaan doa tersebut sering diamalkan terutama pada malam-malam Ramadan setelah sholat Tarawih dan Witir berjamaah.

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Berikut adalah doa sholat Witir dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا، وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin: Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wanas’aluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqan, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyah, wanas’aluka tamaamal ‘aafiyah, wanas’alukasy syukra ‘alal ‘aafiyah, wanas’alukal ghinaa ‘anin naas.

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa qiyaamanaa wa takhasysyu’anaa wa tadharru’anaa wa ta’abbudanaa, wa tammim taqshiiranaa yaa Allah, yaa Allah, yaa Allah, yaa arhamar raahimiin.

Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya: “Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang saleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu kecukupan dari manusia.

Wahai Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kekurangan kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.

Semoga rahmat Allah tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Baca juga: Panduan Sholat Tarawih 11 Rakaat dengan Cara 4-4-3 Selama Bulan Ramadan

Pelaksanaan Sholat Witir di Bulan Ramadan

Sholat Witir adalah sholat sunnah yang dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat.

Pada bulan Ramadan, Witir biasanya dilaksanakan setelah sholat Tarawih secara berjamaah di masjid.

Di Indonesia, pelaksanaan Witir umumnya dilakukan tiga rakaat dengan dua salam atau satu salam, tergantung pada kebiasaan masing-masing masjid.

Setelah salam terakhir, imam biasanya memimpin doa bersama yang dibaca dengan penuh kekhusyukan.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved