Minggu, 10 Mei 2026

Amalan Islam

Doa Syaban Menyambut Bulan Ramadan dan Keutamaannya

Berikut bacaan doa Syaban untuk menyambut bulan Ramadan selengkapnya Arab, latin dan artinya.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Pipit Maulidiya
NISFU SYABAN - Berdoa memohon ri Bulan Syaban agar selamat dan diberkahi di Bulan Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  • Umat Muslim dianjurkan memanjatkan doa sebagai wujud kerinduan dan permohonan agar disampaikan pada bulan Ramadan dalam ketaatan.
  • ​Syaban merupakan bulan istimewa di mana amal perbuatan manusia selama setahun diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWA.
  • Momen ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah

 

SURYA.co.id - Setelah malam Nisfu Syaban, umat Muslim sebentar lagi menyambut bulan suci Ramadan.

Momentum ini bisa digunakan umat Muslim untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun fisik agar siap menjalankan ibadah puasa.

Dalam tradisi Islam, terdapat doa-doa khusus dan keutamaan luar biasa yang menyertai bulan  Syaban.

Berikut bacaan doa Syaban untuk menyambut bulan Ramadan selengkapnya.

Baca juga: Hukum Puasa Setelah Nisfu Syaban Termasuk Qadha Ramadan Menurut Buya Yahya

Doa Bulan Syaban

Salah satu doa yang paling populer dan sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW serta para sahabat ketika memasuki bulan Rajab hingga Syaban adalah doa memohon keberkahan umur agar sampai ke bulan Ramadan.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighnaa Ramadhana.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadan."

Membaca doa ini merupakan wujud kerinduan seorang hamba terhadap bulan penuh ampunan (Ramadan) serta permohonan agar sisa umur yang dimiliki diisi dengan ketaatan.

Keutamaan Bulan Syaban

Mengapa kita harus memberikan perhatian ekstra pada bulan Syaban? Berikut adalah beberapa alasan kuat berdasarkan hadis dan riwayat:

1. Bulan Diangkatnya Amal Ibadah

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Syaban adalah bulan di mana amal perbuatan manusia selama setahun dilaporkan kepada Allah SWT. Beliau bersabda:

"Bulan Syaban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Di bulan itulah amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah, Tuhan semesta alam. Oleh karena itu, aku ingin amalanku diangkat saat aku sedang berpuasa." (HR. An-Nasa'i).

2. Persiapan Mental dan Fisik Menuju Ramadan

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved