Kamis, 16 April 2026

Amalan Islam

Waktu Sholat Subuh Sampai Jam Berapa? Simak Penjelasan UAS

Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan sederhana cara menentukan batas akhir waktu Subuh.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
YouTube
Ustadz Abdul Somad menjelaskan batas waktu subuh 

SURYA.CO.ID - Banyak umat Islam masih bertanya, pukul berapa batas waktu sholat Subuh yang benar?

Pertanyaan ini sering muncul terutama bagi mereka yang bangun menjelang matahari terbit atau sering kesiangan.

Memahami batas akhir Subuh sangat penting agar ibadah tetap sah.

Dalam sebuah forum tanya jawab, Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan sederhana cara menentukan batas akhir waktu Subuh hanya dengan melihat waktu syuruq atau waktu terbit matahari.

Sholat Subuh, juga dikenal sebagai sholat Fajar (bahasa Arab: صلاة الصبح atau صلاة الفجر) merupakan satu dari lima sholat wajib harian. Waktu pelaksanaannya dimulai saat fajar menyingsing hingga sebelum matahari benar-benar terbit.

Menurut UAS, cara mengetahui batas akhir Subuh tidaklah sulit. Hal itu bisa dihitung dengan memerhatikan waktu magrib di daerah masing-masing.

“Cara mudah untuk isyraq tengok magribnya, jam berapa magribnya, begitu juga isyraq,” ujar UAS.

Beliau menjelaskan, cukup kurangi 15 menit dari waktu magrib, sehingga Anda dapat memperkirakan kapan syuruq terjadi dan kapan waktu Subuh berakhir.

Menurut contoh yang disampaikan UAS, ia mengambil waktu di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, saat video itu direkam. Ketika itu, waktu magrib jatuh pada pukul 18.04 WIB.

Jika dikurangi 15 menit, maka syuruq di Tanjung Pinang diperkirakan pukul 05.50 WIB. Pada jam tersebut, waktu Subuh dinyatakan telah habis.

“Jadi kalau begitu, syuruq matahari terbit di Tanjung Pinang, jam 5.50,” jelas UAS.

Ia juga menjelaskan tentang waktu shalat sunnah isyraq, yang boleh dilakukan setelah matahari terbit.

“Kalau magribnya jam 6.04 maka boleh salat sunah isyraq jam enam subuh lewat lima. Lima belas menit sebelum itu subuh sudah habis,” tegasnya.

Menariknya, UAS turut memberikan panduan bagi yang bangun sekitar pukul 05.30 WIB. Ia menekankan agar tidak langsung menunaikan sholat Subuh, melainkan mendahulukan sholat sunnah qabliyah terlebih dahulu, kemudian baru Subuh. Masih ada jeda sekitar 20 menit sebelum syuruq tiba.

Baca juga: Doa Istighfar Diamalkan di Malam Hari Astaghfirullahal Adzim La Ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyum

Untuk sholat sunnah isyraq, waktunya dimulai 15 menit setelah matahari terbit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved