Sosok Shania, Perangi Depresi Remaja Bikin Video Animasi Stop Motion
Shania, mahasiswi dari Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya, meluncurkan karya inovatif
SURYA.CO.ID SURABAYA - Angka depresi di kalangan remaja yang terus meningkat, menjadi isu serius dan butuh perhatian khusus.
Merespons kondisi ini, Shania, seorang mahasiswi dari Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya, meluncurkan sebuah karya inovatif berupa video animasi stop motion.
Karya tugas akhirnya yang berjudul “Aku dan Beban Hidupku” ini tidak hanya menjadi media edukasi, tetapi juga harapan baru bagi remaja usia 10-18 tahun yang berjuang melawan depresi.
“Video stop motion ini sebagai medium yang efektif karena kemampuannya menyampaikan pesan kompleks dengan visual yang unik dan menarik,” kata Shania, Rabu (20/8/2025)
Melalui teknik ini, Shania cukup kreatif ia berhasil merangkai cerita imajinatif yang merepresentasikan perjalanan emosional seorang remaja yang menghadapi tekanan hidup.
Baca juga: Senat Mahasiswa IKADO Gelar Pemeriksaan Kesehatan Metode Quantum Gratis Dan Donor Darah
Hal ini sangat relevan mengingat data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi gangguan depresi di Indonesia hingga 17,1 persen, sebuah angka yang mengkhawatirkan.
Menurutnya proyek ini bermula dari keprihatinan Shania terhadap fenomena bunuh diri yang marak terjadi di kalangan mahasiswa Surabaya akibat depresi.
Melalui wawancara dengan psikolog, Shania memperdalam pemahamannya bahwa depresi adalah masalah serius yang membutuhkan support system yang kuat.
Berangkat dari riset mendalam ini, ia merancang sebuah video yang tidak hanya menyentuh aspek visual, tetapi juga memberikan pesan yang kuat.
Video “Aku dan Beban Hidupku” disajikan dengan konsep fantasy imaginary berdurasi 15 menit dan terbagi dalam 6 bab.
Baca juga: Dorong Wisata Budaya Kota Kediri Lewat Animasi Cerita Panji, Mbak Wali: Misi Besar Kediri Ngangeni
Seluruh karakternya, termasuk tokoh utama bernama Emily dan monster protagonis bernama Zion, dibuat secara handmade dari clay atau tanah liat.
Pendekatan claymation ini memberikan sentuhan personal dan artistik yang membedakan karyanya dari media animasi lain.
Ceritanya secara visual menggambarkan penyebab depresi, dampaknya, serta solusi untuk mengatasinya, menekankan pentingnya peran dukungan dari lingkungan terdekat.
Selain video utama, proyek ini juga didukung oleh berbagai media promosi dan merchandise untuk memaksimalkan penyebaran pesan.
| IKADO Surabaya - Nusantara Beta Studio Teken MoU Innovation Hub, Sinergi Pendidikan dan Industri |
|
|---|
| Bila Penggiat IT Kumpul Di Google Cloud Roadshow Surabaya, Dorong Inovasi AI Masa Depan |
|
|---|
| Biodata Shania Junianatha, Istri Pebulutangkis Jonatan Christie |
|
|---|
| Potret Katherine Shania, Tuntaskan Double Degree di Unair dan Queensland University of Technology |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Shania.jpg)