Citizen Reporter
Seporsi Rujak Bakso Banyuwangi Nendangnya Terasa hingga ke Hati
satu lagi kuliner Banyuwangi yang nendangnya terasa hingga ke hati, apalagi kalau bukan rujak bakso..
Reportase Muammal Jasin
Pegiat literasi
PERTAMAKALI mendengar nama rujak bakso, yang terbayang dalam pikiran adalah paduan gurih kacang rujak dan panasnya kuah bakso.
Begitu rujak bakso dihidangkan, bayangan itu benar-benar berubah menjadi kenyataan. Perpaduan rasa petis udang, kacang tanah dengan kuah bakso yang panas membuat lidah langsung bergoyang.
”Menu ini memang unik karena rujak petis yang selama ini dikenal dengan menu sayur berbalut petis dan bumbu kacang tanah dipadu dengan kuah bakso yang panas menjadikan rujak petis semakin lezat,” ujar Titik Sulistiawati, juru masak warung di Jajag, Banyuwangi.
Warung ini menyajikan beberapa menu spesial khas Banyuwangi, salah satunya menu yang sudah lama ingin saya coba, yaitu rujak bakso.
Titik menambahkan, rujak bakso adalah campuran bakso dan rujak petis. Rujak dibuat dari campuran kacang, petis udang, cabai, gula merah yang dihaluskan di atas cobek dicampur dengan tahu, tempe, sayur taoge, kangkung dan lontong.
Setelah dicampur rujak dipindah di mangkuk atau piring, kemudian kuah bakso panas plus pentol disiramkan di atas rujak. Tak lupa taburan bawang goreng, krupuk bakso sebagai pelengkap, dan rujak bakso pun siap disantap.
Untuk bisa menikmati satu porsi rujak bakso cukup dengan harga Rp 15.000. Akan semakin nikmat ditemani es teler atau es manado seharga Rp 5.000.
‘’Rujak bakso ini sangat lezat, meskipun rasa bakso sudah benar-benar berubah namun kekhasan kuah bakso yang gurih tetap melekat dalam menu ini,” ungkap Sari, salah satu pembeli rujak bakso.
Sari menambahkan, rujak bakso ini sangat pas dinikmati sebagai menu santap siang apalagi saat musim hujan seperti ini, sensasinya nggigit banget.
Jadi, jangan lewatkan rujak bakso saat sambang ke Banyuwangi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rujak-bakso_20161229_174220.jpg)