Pembunuhan di Jember
Gara-gara Diejek, Pria Jember Nekat Bunuh Teman Masa Kecil, Jasad Ditemukan Setelah 9 Hari
Gara-gara diejek, Raja alias RA (22) warga Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas nekat membunuh teman masa kecilnya, Saiful Afandi.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Musahadah
Ringkasan Berita:
- Gara-gara diejek, Raja alias RA (22) warga Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas nekat membunuh teman masa kecilnya, Saiful Afandi.
- Raja sakit hati saat diejek ketika masa kecil dan diulang saat mereka bertemu sebelum pembunuhan.
- Jasad Raja diikat dan dibiarkan di rumah yang tak dihuni.
SURYA.CO.ID, JEMBER - Gara-gara diejek, Raja alias RA (22) warga Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas nekat membunuh teman masa kecilnya, Saiful Afandi alias SA (21), warga Dusun Krajan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.
Pembunuha itu terjadi di rumah kerabat Raja di Dusun Krajan Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Pembunuhan itu berawal saat Raja mengajak Saiful untuk ngopi bareng pada Senin (1/6/2026).
Saat ngopi bareng itu lah mereka berbincang.
Namun perbincangan itu akhirnya mengarah pada kisah masa lalu, yang di dalamnya ada kisah perundungan terhadap Raja.
Baca juga: Misteri Kerangka di Perbukitan Mayang Jember, Diduga Milik Pria yang Hilang 1,5 Bulan
Diketahui, Raja dan Saiful merupakan teman di bangku Madrasah Ibtidaiyah alias sekolah dasar.
Ketika di bangku MI itu, Raja mengaku kerap diejek oleh korban bersama beberapa rekannya.
Dalam ngopi bareng itu juga ejekan itu kembali terlontar.
"Motifnya karena pelaku ini dibully, sehingga sakit hati. Jadi keduanya ini berteman sejak kecil. Saat kecil, RA merasa kerap diejek atau dibully, dan pada perbincangan tanggal 1 itu, kisah masa lalu terungkap lagi, juga muncul ejekan," ujar Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember Ipda Andry Yuni Prasetyo, pada Rabu (10/6/2026).
Merasa sakit hari, Raja lalu mengajak Saiful ke rumah keluarganya yang tidak ditempati.
Di situlah terjadi perkelahian.
Saat berkelahi, Raja meraih toples kaca dan memukulkannya ke kepala Saiful.
Dia juga meraih celurit, dan melemparkannya ke arah Saiful.
Melihat Saiful sudah lemas, dia juga mengikatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Pembunuhan-di-gumukmas-jember.jpg)