Senin, 8 Juni 2026

Edisi Ke-12, Bromo KOM Diikuti 1.000 Cyclist dari 319 Komunitas dan 14 Negara

Bromo KOM 2026 siap digelar 6 Juni, mempertemukan 1.000 pesepeda dari 14 negara untuk taklukkan rute ekstrem Wonokitri.

Tayang:
Editor: Cak Sur
istimewa
BROMO KOM - Sebanyak 1.000 pesepeda dari dalam dan luar negeri bersiap menaklukkan tantangan legendaris Bromo KOM 2026 pada Sabtu, 6 Juni 2026. 

SURYA.CO.ID - Di tengah berbagai tantangan yang membuat masyarakat semakin selektif menentukan agenda dan pengeluaran, Bromo KOM tetap menunjukkan daya tariknya. Memasuki edisi ke-12, event yang kerap dijuluki "naik hajinya cyclist" itu kembali menjadi magnet bagi sekitar 1.000 pesepeda dari seluruh Indonesia dan mancanegara.

Mereka berasal dari 319 komunitas, 121 kota, 26 provinsi, dan 14 negara. Ke-14 negara tersebut adalah Australia, Kolombia, Timor Leste, Prancis, Jerman, Indonesia, Jepang, Malaysia, Belanda, Filipina, Rusia, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat.

Bromo KOM 2026 digelar Sabtu, 6 Juni 2026. Para peserta akan diajak menempuh perjalanan sejauh sekitar 100 kilometer, dimulai dari Mapolda Jawa Timur di Surabaya hingga finis di Pendopo Desa Wonokitri, Bromo, Kabupaten Pasuruan.

Di tengah antusiasme para peserta, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan harapannya agar Bromo KOM terus diselenggarakan setiap tahun. Menurutnya, event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga telah memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan daerah di Jawa Timur.

"Semoga tiap tahun lebih baik dan lebih banyak pesertanya dari berbagai daerah dan negara," ujar Nanang, yang juga ikut bersepeda sebagai road captain.

Menurutnya, Bromo KOM selama ini terbukti bukan sekadar event olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi ajang sport tourism yang memberikan dampak nyata bagi pariwisata daerah.

Hal senada juga diungkapkan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. Dalam beberapa kesempatan, Rusdy mengapresiasi Mainsepeda yang konsisten dalam berbagai macam tantangan tetap berupaya menghadirkan Bromo KOM.

“Saya mewakili Pemkab dan warga Kabupaten Pasuruan tentu berterima kasih event ini konsisten digelar. Di mana dampak positifnya telah kami rasakan selama ini, terutama untuk sektor pariwisata," kata Rusdi.

Sementara itu Founder Mainsepeda Azrul Ananda menyebut konsistensi Bromo KOM tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Baik pemerintah daerah (khususnya Pemkab Pasuruan), maupun Polda Jatim.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para cyclist yang terus menjadikan Bromo KOM sebagai salah satu agenda bersepeda tahunan yang wajib diikuti. Hal itu tercermin dari jumlah peserta tiap tahun yang konsisten berada di atas seribu cyclist. “Terima kasih menjadikan Bromo KOM sebagai event sepeda dengan jumlah peserta terbanyak,” katanya.

Konsep Bromo KOM tahun ini tetap mempertahankan format yang telah menjadi ciri khas sejak pertama kali digelar. Peserta akan bersepeda bersama menuju pit stop di Taman Ria Suropati, Pasuruan. Setelah beristirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi Start KOM Challenge di kawasan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Dari titik itulah tantangan sesungguhnya dimulai.

Peserta akan berlomba menaklukkan segmen KOM Challenge sepanjang 24,6 kilometer menuju Wonokitri. Tanjakan legendaris tersebut memiliki elevasi total 1.634 meter dengan gradien maksimum mencapai 20 persen, menjadikannya salah satu rute tanjakan paling ikonik sekaligus menantang di Indonesia.

Lebih dari sekadar perlombaan, Bromo KOM telah berkembang menjadi ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, penghobi sepeda, hingga atlet profesional. Tidak heran jika event ini kemudian dikenal sebagai "naik hajinya cyclist", sebuah simbol pencapaian yang ingin dirasakan para pesepeda setidaknya sekali dalam hidup mereka.

Semangat kompetitif tetap menjadi bagian penting dari Bromo KOM melalui KOM Challenge, yakni perlombaan menaklukkan tanjakan menuju Wonokitri dalam waktu tercepat. Bromo KOM 2026 mempertandingkan kategori elite dan kelompok umur untuk peserta pria maupun wanita. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved