Empat SPPG di Gresik yang Disuspend Sudah Beroperasi Lagi, Fasilitas IPAL Dicermati
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Gresik, Syahrir Mujib, mengatakan, bahwa ada 8 SPPG yang mendapatkan surat pemberhentian.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Dyan Rekohadi
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin, mengatakan bahwa penghentian sementara operasional dapur MBG bukan karena persoalan pelayanan, melainkan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Perbaikan yang dilakukan bersifat mayor, salah satunya terkait IPAL. Delapan SPPG yang sempat di suspend tersebar di beberapa kecamatan seperti Kebomas, Manyar, Driyorejo, dan Mengganti,”kata Zaifuddin.
Ia mengingatkan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Karena itu, seluruh pengelola dapur MBG diminta mematuhi Juknis yang berlaku agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
“Program ini adalah program prioritas Presiden. Kami berharap seluruh dapur SPPG memperhatikan setiap ketentuan teknis sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat. Saat ini empat dapur sudah dicabut suspendnya, sedangkan empat lainnya tinggal menunggu hasil evaluasi karena seluruh berkas dan perbaikan sudah dilengkapi,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/MBG-di-sekolah-Gresik.jpg)