Minggu, 7 Juni 2026

Bus Tayo Bawa Rombongan Anak TK Tak Kuat Nanjak, Mundur di Jembatan Kuncir Nganjuk

Bus modifikasi atau bus tayo yang mengangkut puluhan siswa TK mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kuncir, Nganjuk.

Tayang:
istimewa
TANJAKAN - "bus tayo" mengalami kecelakaan tunggal karena tak kuat menanjak di area Jembatan Kuncir, Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Kamis (4/6/2026). Kendaraan itu mengangkut siswa TK. 
Ringkasan Berita:
  • Bus modifikasi yang dikenal sebagai bus tayo mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kuncir, Nganjuk.
  • Kendaraan yang mengangkut puluhan siswa TK, guru, dan pendamping mendadak mundur saat menanjak.
  • Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.


SURYA.CO.ID, NGANJUK – Kecelakaan tunggal melibatkan kendaraan modifikasi yang dikenal warga sebagai "bus tayo" terjadi di tanjakan kawasan Jembatan Kuncir, Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Kamis (4/6/2026) pagi.

Insiden itu sempat membuat panik warga karena kendaraan tersebut sedang mengangkut puluhan siswa taman kanak-kanak (TK), guru, serta orang tua pendamping. Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Bus Tayo Mendadak Mundur di Tanjakan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut.

Menurutnya, petugas telah melakukan evakuasi kendaraan sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian agar tidak terjadi kemacetan.

Baca juga: Pengorbanan Bripda Novandro Tahan Bus Mundur, Relakan Motor Aerox Jadi Pengganjal, Terima Apresiasi

"Anggota sudah mengevakuasi (kendaraan) dan melakukan pengaturan lalu lintas pasca kejadian," katanya, Kamis (4/6/2026).

Saat ini kendaraan modifikasi tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan yang diketahui telah mengalami modifikasi tidak resmi.

"Kendaraan modifikasi yang tidak resmi ini masih dalam penanganan. Faktor kecelakaan akan kami periksa dan dalami," ungkapnya.

Puluhan Anak TK Berhasil Dievakuasi

Seorang warga sekitar bernama Iwan (42) menceritakan detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Menurutnya, kendaraan sempat berhasil menanjak hingga mendekati ujung Jembatan Kuncir.

Namun secara tiba-tiba kendaraan kehilangan tenaga dan meluncur mundur tanpa kendali.

Baca juga: Truk Angkut Gabah Terguling di Bondowoso, Bermula Hindari Sepeda Motor di Tanjakan

"Awalnya masih kuat naik, sudah hampir sampai atas jembatan. Lalu, tiba-tiba mundur, keluar jalan, dan nyangkut di trotoar sisi kiri," sebutnya.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung berdatangan memberikan pertolongan. Mereka membantu mengevakuasi seluruh penumpang yang terdiri dari siswa TK, guru, dan orang tua pendamping keluar dari kendaraan.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka serius dalam insiden tersebut. Meski demikian, peristiwa itu sempat membuat para penumpang, terutama anak-anak, mengalami kepanikan.

Hingga kini Satlantas Polres Nganjuk masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan sekaligus menelusuri aspek kelayakan kendaraan yang digunakan mengangkut penumpang tersebut.
 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved