Jumat, 12 Juni 2026

MBG Datang Jam Pulang Sekolah, Guru di Lamongan Tolak Puluhan Paket Makanan

Guru di Lamongan menolak MBG karena makanan disebut sering datang setelah jam belajar usai.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
TOLAK MBG - Seorang guru wanita di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, terekam kamera menolak puluhan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pihak SPPG karena diduga selalu datang terlambat hingga jam pulang sekolah tiba. 

Ringkasan Berita:
  • Video guru menolak MBG di Sugio viral dan ramai diperbincangkan.
  • Sekolah mengeluhkan makanan kerap datang saat siswa hampir pulang.
  • Warganet meminta evaluasi distribusi program Makanan Bergizi Gratis.

 

SURYA.CO.ID LAMONGAN – Rekaman video penolakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam video yang beredar, seorang guru perempuan menolak puluhan paket makanan yang dikirim pihak penyedia karena dinilai terus datang terlambat hingga mengganggu jadwal makan siang siswa di sekolah.

Video tersebut pertama kali ramai setelah diunggah akun Facebook Aniez Suzan pada Rabu (3/6/2026).

Dalam rekaman itu tampak seorang guru berhijab mengenakan seragam dinas berdiri di depan ruang kelas sambil menunjukkan tumpukan kotak makanan berbahan stainless yang masih terikat tali.

Baca juga: 12 Dapur MBG di Lamongan Ditutup Sementara, BGN: IPAL Tak Sesuai Standar

Dengan nada tegas, guru tersebut meminta pihak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Lebak Adi Sugio melakukan evaluasi terhadap distribusi makanan yang dinilai tidak tepat waktu.

“Mohon maaf untuk SPPG Lebak Adi Sugio, kami menolak pengiriman ini karena setiap hari kesiangan, wali murid sudah tidak mau menerima lagi. Mohon untuk jadi bahan evaluasi, terima kasih,” ucap guru tersebut dalam video yang telah dibagikan ribuan kali.

Berdasarkan keterangan yang menyertai unggahan itu, keterlambatan pengiriman makanan disebut bukan pertama kali terjadi.

Sekolah dan wali murid dikabarkan telah berulang kali mengeluhkan jadwal distribusi yang dinilai tidak sesuai dengan waktu makan siang siswa.

“Sebelumnya maaf untuk SPPG Lebak Adi Sugio karena ini sungguh-sungguh sudah sangat keterlaluan, pengiriman MBG selalu telat bahkan seringkali anak-anak sudah pulang sekolah tapi MBG belum datang,” tulis akun tersebut.

Baca juga: BGN Hentikan Sementara 11 SPPG di Ponorogo, Ini Respons dan Alasan Pemkab

Pengunggah juga menyoroti tujuan utama program MBG yang semestinya mendukung pemenuhan gizi siswa saat jam istirahat sekolah. Namun dalam praktiknya, makanan disebut sering tiba menjelang siang bahkan ketika siswa bersiap pulang.

“MBG dari pemerintah ini untuk makan siang anak-anak di jam istirahat, bukan jam 11 bahkan pernah jam 1 baru dikirim. Kalau memang kalian tidak mampu silahkan tutup saja. Semoga bisa menjadi pelajaran buat SPPG yang lain,” lanjut unggahan itu.

Warganet Terbelah, Minta Evaluasi Sistem Distribusi MBG
Viralnya video tersebut langsung memancing berbagai reaksi dari warganet. Sebagian besar mendukung langkah pihak sekolah yang dianggap mewakili keresahan orang tua murid terkait kualitas layanan distribusi program MBG.

“Iya Bu lanjutkan, gak usah diterima biar tutup saja SPPG itu,” tulis akun Asrory Ahmad.

Komentar serupa juga disampaikan akun lain yang meminta adanya tindakan tegas terhadap penyedia layanan yang dinilai tidak mampu menjalankan distribusi secara optimal.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved