SPMB 2026
Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Verifikasi SPMB 2026 di SMKN 1 Cerme Gresik, Lebih Tertata
Hasil pantauan SPMB di sejumlah sekolah tidak ada penumpukan antrean saat calon siswa melakukan verifikasi identitas.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan SPMB 2026 di SMK Negeri 1 Cerme, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (3/6/2026).
- Hasil pantauan SPMB di sejumlah sekolah tidak ada penumpukan antrean saat calon siswa melakukan verifikasi identitas.
- Menurut data Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Gresik, total ada sebanyak 12 SMA dan 4 SMK Negeri yang membuka SPMB.
SURYA.CO.ID, GRESIK - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMK Negeri 1 Cerme, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (3/6/2026).
Khofifah memastikan proses pendaftaran tahun ini berjalan lebih tertata dengan mekanisme verifikasi yang terjadwal, sehingga calon siswa dan wali murid tidak perlu mengantre lama, seperti yang kerap terjadi pada pelaksanaan sebelumnya.
Apabila tahun sebelumnya waktunya lebih pendek, SPMB tahun ini lebih panjang, hampir dua pekan, mulai tanggal 29 Mei sampai 9 Juni 2026.
"Jadi secara sistem, calon siswa sudah bisa terkonfirmasi bahwa mereka bisa melakukan verifikasi pendaftaran di hari apa dan jam berapa, sehingga mereka sudah bisa menghitung estimasi waktunya. Jadi enggak ada nunggu lama-lama gitu," ujar Khofifah kepada awak media.
Baca juga: Dinas Pendidikan Jatim Tegaskan Pelaksanaan SPMB 2026 Bebas Pungli
Terjadwal dan Tertata
Lebih lanjut, Khofifah mengatakan, hasil pantauan SPMB di sejumlah sekolah tidak ada penumpukan antrean saat calon siswa melakukan verifikasi identitas.
Pihak sekolah sudah menentukan waktu pendaftaran sehingga layanan verifikasi lebih teratur.
Dalam pelaksanaannya, SMK Negeri 1 Cerme Gresik mempersiapkan sebanyak 10 petugas operator dalam pelayanan SPMB tahun 2026 ini.
Menurut data Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Gresik, total ada sebanyak 12 SMA dan 4 SMK Negeri yang membuka SPMB.
"Mekanisme ini saya rasa adalah ikhtiar bagaimana memberikan kepastian kepada para calon siswa yang sedang mendaftar di sekolah-sekolah yang diharapkan untuk bisa memberikan proses pembelajaran terbaik bagi mereka," jelasnya.
Baca juga: Pengambilan Pin SPMB 2026 Lebih Tertib, Gubernur Khofifah Jamin Tak Lagi Ada Antre Sejak Subuh
Wali Murid Akui Lebih Tenang
Di tempat yang sama, salah satu wali murid Novianti, mengakui bahwa penyelenggaraan SPMB tahun ini lebih tertata ketimbang tahun-tahun sebelumnya.
Ia menyebut, mekanisme SPMB tahun sebelumnya lebih mengandalkan sistem zonasi, kini lebih mengutamakan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) calon siswa.
"Sekarang lebih tertata. Kalau yang tahun kemarin cuma zonasi, sekarang zonasi sama ditambahkan nilainya," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/KHOFIFAH-spmb-2026-gRESIK.jpg)