Selasa, 2 Juni 2026

UPDATE Penemuan Bayi di Sawah Desa Tugurejo Kediri, Begini Kondisinya Kini

Update kasus penemuan bayi perempuan di area persawahan Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Polsek Ngasem Kediri
MEMBAIK - Kondisi bayi perempuan dirawat intensif di RS SLG Kediri, Senin (1/6/2026). Tim medis terus memantau kondisi kesehatannya untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal. 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi bayi perempuan yang ditemukan di persawahan Desa Tugurejo, Ngasem, Kediri, terus membaik dengan berat badan naik dan luka sunburn berkurang.  
  • Bayi masih dirawat di RS SLG Kediri, respons terhadap perawatan dan nutrisi dinilai positif oleh pihak rumah sakit.  
  • Polisi masih menyelidiki dan memburu pelaku pembuangan bayi, identitas orang tua belum terungkap.  

 

SURYA.co.id, KEDIRI - Update kasus penemuan bayi perempuan di area persawahan Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Kamis (28/5/2026).

Kini, kondisi kesehatan bayi tersebut makin membaik. Fisik bayi lebih sehat dibandingkan saat pertama kali dibawa ke rumah sakit.

Bayi ini masih menjalani perawatan di ruang perawatan bayi RS SLG Kediri. 

Kepala Bagian Tata Usaha RS SLG Kediri, Awang Huda Darmawan mengatakan, respons bayi terhadap perawatan dan asupan nutrisi menunjukkan hasil yang baik.

"Kondisi bagus, minum banyak, luka sunburn (paparan matahari - red) berkurang, sudah ada kenaikan berat badan juga," kata Awang saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Senin (1/6/2026).

Ditemukan Kondisi Memprihatinkan

Saat ini bayi berjenis kelamin perempuan tersebut memiliki berat badan sekitar 2.200 gram dengan panjang badan 43 sentimeter. 

Baca juga: Bayi Siapa? Dibuang di Area Persawahan Kediri, Menangis, Tali Pusar Sudah Mengering

Sebelumnya, bayi itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di pinggir jalan area persawahan Desa Tugurejo.

Saat ditemukan, bayi masih hidup dan menangis sehingga menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.

Paparan Sinar Matahari Lama

Menurut Awang, saat tiba di rumah sakit masih ditemukan placenta atau ari-ari yang sudah terpisah dari tubuh bayi. 

Selain itu, terdapat tanda-tanda paparan sinar matahari yang cukup lama pada kulit bayi.

Tim medis juga menemukan kondisi tali pusar yang mulai mengering serta sisa ketuban yang sudah menimbulkan bau.

Namun demikian, rumah sakit belum dapat memastikan usia pasti bayi maupun berapa lama bayi tersebut berada di lokasi sebelum ditemukan warga.

Ditemukan Warga

Kapolsek Ngasem, Ipda Heri Priyadi, menjelaskan penemuan bayi bermula ketika seorang warga sedang mencari sisa jagung di sawah atau yang biasa disebut ngasak.

Sekitar pukul 10.45 WIB, warga tersebut mendengar suara tangisan bayi dari arah pinggir jalan persawahan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved