Sabtu, 30 Mei 2026

Kakak Anang Hermansyah, dr Agus Burhan Syah Resmi Pimpin UDD PMI Jember

dr Agus Burhan Syah, kakak Anang Hermansyah, resmi memimpin UDD PMI Jember dengan fokus menyukseskan sertifikasi CPOB.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen PMI Jember
KEPALA UDD PMI JEMBER - dr Agus Burhan Syah (kiri), saat menerima surat tugas sebagai Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember, Jawa Timur pada Kamis (28/05/26). Kakak kandung musisi Anang Hermansyah itu, resmi menerima mandat untuk memimpin UDD PMI Jember, dengan salah satu tugas utama mengawal proses sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). 

Ringkasan Berita:
  • dr Agus Burhan Syah, kakak kandung musisi Anang Hermansyah, resmi ditunjuk sebagai Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim).
  • Salah satu tugas utama yang diemban adalah mengawal proses sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang sedang diajukan ke BPOM.
  • Sertifikasi tersebut dinilai penting untuk menjamin mutu dan kualitas pengolahan darah sesuai standar industri farmasi.

SURYA.CO.ID, JEMBER - Jabatan Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), kini resmi diemban dr Agus Burhan Syah.

Kakak kandung musisi Anang Hermansyah itu, menerima mandat untuk memimpin UDD PMI Jember dengan salah satu tugas utama mengawal proses sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Penyerahan surat tugas dilakukan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, dalam acara tasyakuran Idul Adha yang digelar di Aula Markas PMI Kabupaten Jember pada Kamis (28/5/2026).

dr Agus Burhan Syah menggantikan dr Zain Ahmad Wahyudi yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kepala UDD PMI Kabupaten Jember pada 30 April 2026.

Fokus Utama Kepala UDD PMI Jember: Sertifikasi CPOB

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan pengangkatan dr Burhan merupakan keputusan jajaran pengurus PMI Kabupaten Jember, setelah berakhirnya masa jabatan kepala sebelumnya.

Menurut dia, tantangan besar sudah menanti kepemimpinan baru, terutama dalam menyelesaikan proses sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

"Selain tugas-tugas rutin, salah satu tugas utama yang harus dikawal dr Burhan adalah menyukseskan sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB)," ujar Zainollah, Sabtu (30/5/2026).

Saat ini, UDD PMI Kabupaten Jember sedang mengajukan sertifikasi tersebut kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sertifikasi CPOB menjadi bagian penting dalam peningkatan standar pelayanan donor darah, karena memastikan proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi darah memenuhi standar mutu yang ketat.

Mengapa Sertifikasi CPOB Penting?

Beberapa manfaat sertifikasi CPOB bagi layanan donor darah antara lain:

  • Menjamin kualitas dan keamanan produk darah.
  • Memastikan proses pengolahan darah sesuai standar nasional.
  • Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PMI.
  • Mendukung sistem pelayanan kesehatan yang lebih profesional.
  • Menyesuaikan standar pengelolaan darah dengan praktik industri farmasi.

dr Agus Burhan Siap Jalankan Amanah

Menanggapi penunjukan tersebut, dr Burhan menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan pengurus PMI Kabupaten Jember.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program kerja, termasuk sertifikasi CPOB, membutuhkan dukungan seluruh unsur organisasi dan para pemangku kepentingan.

"Kami siap menjalankan amanah dari pengurus PMI Kabupaten Jember secara profesional, termasuk menyukseskan program CPOB. Untuk itu, kami memohon dukungan penuh dari para pengurus, seluruh pegawai PMI, serta semua pihak terkait," kata Burhan.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar UDD PMI Kabupaten Jember dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Harapan bagi Pelayanan Donor Darah di Jember

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved