Pengusaha Laundry Probolinggo Rasakan Dampak Nyata Program RE3 PNM
Program yang diluncurkan oleh PT PNM ini mengajak para nasabah dan masyarakat umum untuk melakukan program itu terutama untuk produk pakaian.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dyan Rekohadi
SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Salah satu nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Cabang Probolinggo, Safa Ramadhan, mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan setelah ikut dalam program RE3 FOR-E : Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education.
Program yang diluncurkan oleh PT PNM ini mengajak para nasabah dan masyarakat umum untuk melakukan program itu terutama untuk produk pakaian.
Baca juga: PNM Probolinggo Perkuat Kapasitas UMKM Lewat PKB dan Gandeng Kejari
Berkah Pendapatan dari Usaha Laundry Nasabah Mekaar
"Kami sebagai pengusaha laundry mendapatkan dampak nyata setelah terlibat dalam program RE3 PT PNM. Karena kami kebagian untuk mencuci pakaian bekas yang masih layak pakai yang dikumpulkan PT PNM kemudian diberikan kepada yang membuahkan," cerita Safa.
Hasilnya, pendapatannya juga bertambah dari usaha Reuse, Reduce dan Recycling ini.
Pakaian bekas yang dikumpulkan dipilah untuk dimanfaatkan kembali dengan diberikan kepada orang yang membutuhkan.
"Dengan adanya kegiatan Re3 ini saya merasa sangat terbantu, bisa mendapatkan penghasilan lebih banyak dari biasanya. Semoga kedepannya banyak kegiatan seperti ini dan berkelanjutan,” tambah Safa.
Dalam keterangan tertulisnya, PT PNM program RE3 FOR-E, ingin menunjukkan bahwa gerakan kecil dapat menghadirkan dampak yang luas.
Pakaian yang sebelumnya tidak terpakai dapat menjadi manfaat bagi penerima, dan menjadi peluang pendapatan bagi nasabah laundry.
Baca juga: SMKN 1 Wonorejo Pasuruan Jadi Lokasi Program PNM Mengajar 2026
Gerakan Peduli Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Nasional
Semangat RE3 FOR-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education, ini PT PNM menghadirkan gerakan sederhana yang menghubungkan kepedulian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi.
Mengusung pesan “Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT PNM ke-27 sekaligus ajakan bagi Insan PNM untuk melihat kembali bahwa setiap barang yang tidak lagi digunakan dapat menjadi awal dari manfaat baru.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 17 ton pakaian layak pakai berhasil terkumpul dari berbagai wilayah PNM di Indonesia.
Lebih dari 270 nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry turut dilibatkan untuk mencuci dan merapikan pakaian donasi itu sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
Keterlibatan ini tidak hanya mendukung pengurangan limbah pakaian, tetapi juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi nasabah, sehingga gerakan peduli lingkungan dapat berjalan berdampingan dengan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh pengusaha ultra mikro.
Kolaborasi Ruang Pintar Melalui Donasi Buku Anak
Sejalan dengan pesan program, “Setiap Baju yang Kamu Berikan, Menjadi Satu Harapan yang Mereka Lanjutkan.”
Tak hanya produk pakaian, produk kertas seperti buku, juga mmasuk dalam program ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/PNM-Probolinggo-RE3-FOR-E.jpg)