Kamis, 28 Mei 2026

SMKN 1 Wonorejo Pasuruan Jadi Lokasi Program PNM Mengajar 2026

PNM Mengajar hadir di SMKN 1 Wonorejo Pasuruan Jatim untuk memperkuat kesiapan kerja dan wawasan kewirausahaan siswa SMK.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi PNM
PNM MENGAJAR - Hamzah Yasin ST, Plh Kepala SMK Negeri 1 Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur (kedua dari kiri), bersama perwakilan dari PT PNM saat kegiatan PNM Mengajar di sekolah tersebut. PNM mengajak lebih dari 2.700 di seluruh Indonesia, telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. 
Ringkasan Berita:
  • SMKN 1 Wonorejo Pasuruan Jawa Timur menjadi salah satu sekolah terpilih dalam program PNM Mengajar yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
  • Program ini bertujuan menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi siswa SMK melalui pembekalan kewirausahaan, literasi kesehatan mental, dan keberlanjutan.
  • PNM menyebut lebih dari 2.700 siswa SMK di Indonesia telah mengikuti program Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana”.

SURYA.CO.ID, PASURUAN - SMK Negeri 1 Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), terpilih menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mengajar yang digelar di berbagai sekolah menengah kejuruan (SMK) di Indonesia.

Program tersebut, menjadi bagian dari upaya menjembatani kebutuhan dunia industri dengan hasil pendidikan yang diperoleh siswa SMK, agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

Pelaksana Harian Kepala SMKN 1 Wonorejo, Hamzah Yasin ST, menyambut positif kegiatan yang menghadirkan perwakilan PT PNM untuk berbagi pengalaman dan wawasan profesional kepada para siswa.

“Pendidikan bukan hanya tentang ilmu, tetapi tentang menyalakan harapan dan membentuk masa depan,” ujar Hamzah pada Rabu (27/5/2026).

Siswa SMK Dinilai Hadapi Tantangan Dunia Kerja

Hamzah menjelaskan, siswa SMK memiliki posisi strategis karena dipersiapkan lebih cepat mengenal dunia kerja dan kebutuhan industri.

Namun, menurutnya, siswa SMK juga menghadapi tantangan yang tidak ringan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri yang sangat cepat.

Beberapa tantangan yang dihadapi siswa SMK saat ini antara lain:

  • Perubahan kebutuhan industri
  • Perkembangan teknologi digital
  • Tuntutan kemampuan komunikasi
  • Adaptasi dunia kerja
  • Kemampuan berpikir kreatif

“Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” jelas Hamzah.

Ia menambahkan, masih banyak siswa, terutama di daerah, yang memiliki keterbatasan akses terhadap wawasan industri maupun pengalaman profesional secara langsung.

Kondisi tersebut, dinilai memunculkan jarak antara pembelajaran di sekolah dengan realitas dunia kerja yang sesungguhnya.

Kolaborasi Pendidikan dan Industri Dinilai Penting

Hamzah menilai, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia profesional.

“Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting,” ungkapnya.

Melalui program PNM Mengajar, siswa tidak hanya mendapatkan wawasan akademik, tetapi juga pengalaman langsung mengenai perkembangan dunia entrepreneurship dan industri saat ini.

Program tersebut juga diharapkan mampu membangun motivasi serta pola pikir adaptif bagi para siswa SMK.

PNM Libatkan Ribuan Siswa SMK di Indonesia

Dalam keterangan tertulisnya, PT PNM menjelaskan program PNM Mengajar digelar melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”.

Melalui program tersebut, lebih dari 2.700 siswa SMK di berbagai daerah di Indonesia telah mendapatkan pembekalan mengenai:

  • Pola pikir kewirausahaan di era digital
  • Literasi kesehatan mental
  • Kesadaran isu keberlanjutan
  • Pengembangan karakter dan kesiapan kerja

PNM berharap, program ini dapat membantu siswa SMK lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif dan berdaya saing.

Kehadiran program PNM Mengajar di SMKN 1 Wonorejo Pasuruan, sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi pendidikan dan industri dalam mempersiapkan sumber daya manusia vokasi yang sesuai kebutuhan zaman.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved