Sabtu, 23 Mei 2026

Bhikku Thudong Lanjutkan Perjalanan dari Madiun Menuju Candi Borobudur

 Rangkaian perjalanan spiritual 57 bhikku Indonesia Thudong dari Bali menuju Candi Borobudur, Magelang, singgah di Kabupaten Madiun. 

Tayang:
Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
SPIRITUAL - Perjalanan Bhikku dari Bali menuju Candi Borobudur, Magelang telah tiba di Caruban, Kabupaten Madiun, Jumat (22/5/2026). Sebanyak 57 Bhikku dijamu oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 57 bhikku Indonesia Thudong tiba di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kamis (21/5/2026) malam, lalu diberangkatkan Bupati Madiun pada Jumat (22/5/2026) pagi.
  • Sepanjang jalan, masyarakat Caruban melambaikan tangan dan mengabadikan momen, dibalas senyum ramah para bhikku.
  • Bupati menekankan perjalanan ini simbol pengorbanan demi perdamaian, kerukunan, dan persatuan di tengah keberagaman.

 

SURYA.co.id, MADIUN - Rangkaian perjalanan spiritual 57 bhikku Indonesia Thudong dari Bali menuju Candi Borobudur, Magelang, singgah di Kabupaten Madiun

Kamis (21/5/2026) malam, mereka tiba di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban.

Lalu melanjutkan langkah pada Jumat (22/5/2026) pagi, diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Warga Lambaikan Tangan

Sepanjang jalan, masyarakat Caruban antusias menyaksikan perjalanan bhikku dari lintas negara tersebut. 

Sembari mengabadikan menggunakan gawainya masing-masing, masyarakat melambaikan tangan kepada para bhikku.

Baca juga: 55 Bhikkhu Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Sebagai Simbol Toleransi

Lambaian tersebut dibalas lambaian tangan juga dan senyum ramah fari para bhikku.

Pesan Perdamaian dan Kerukunan

Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan, perjalanan Thudong tersebut membawa pesan perdamaian dan kerukunan antarumat beragama. 

Menurutnya, perjalanan panjang yang ditempuh para bhikku menjadi simbol pengorbanan untuk mewujudkan kedamaian.

"Indonesia Thudong tahun 2026 ini bentuk rasa syukur para Bhante supaya mewujudkan dunia ini menjadi damai. Bahwa untuk menjadi damai itu memang perlu pengorbanan, perlu diusahakan," ujar Hari Wur, sapaan Hari Wuryanto, Jumat (22/5/2026).

Bawa Energi Positif

Hari berharap perjalanan spiritual tersebut mampu membawa energi positif bagi Indonesia, khususnya Kabupaten Madiun.

Ia menilai kedamaian menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan kemajuan daerah.

"Tidak ada kemajuan, tidak ada perkembangan kalau tidak ada kedamaian. Kedamaian itu sesuatu yang harus kita wujudkan bersama," katanya.

Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. 

Meski berbeda agama dan keyakinan, menurutnya seluruh masyarakat harus tetap bersatu demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang sejahtera.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved