Jumat, 22 Mei 2026

Relawan Kemanusiaan asal Ponorogo yang Ditangkap Israel Dikabarkan Sudah bebas

Herman Budianto asal Ponorogo dan 8 WNI yang sempat ditahan Israel dikabarkan telah dibebaskan dan menjalani proses pemulangan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Pramita Kusumaningrum
TUNJUKKAN - Diah Puspasari, adik dari Herman Budianto saat ditemui di rumahnya Jalan Cinde Wilis, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dikabarkan disandera Israel, termasuk Herman Budianto, kini sudah dibebaskan. 

Ringkasan Berita:
  • Herman Budianto asal Ponorogo Jatim dan delapan WNI lainnya dikabarkan telah dibebaskan setelah sempat ditahan tentara Israel.
  • Keluarga mengaku lega usai menerima kabar pembebasan pada Kamis sore, meski masih memantau proses pemulangan ke Indonesia.
  • Sebelumnya, para WNI mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dan sempat mengirim video darurat saat penangkapan.

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Kabar melegakan datang bagi keluarga Herman Budianto dan 8 Warga Negara Indonesia (WNI), yang sebelumnya dikabarkan ditangkap tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan ke Palestina.

Herman bersama 8 WNI lainnya kini disebut telah dibebaskan, dan sedang menjalani proses pemulangan ke Indonesia. Informasi tersebut langsung disambut haru oleh pihak keluarga Herman Budianto di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim).

“Iya plong rasanya. Alhamdulillah sudah bebas Mas Herman. Kabar itu yang kami terima,” ujar Diah Puspasari, adik Herman Budianto, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Herman Budianto Kirim Video Darurat Sebelum Ditangkap Tentara Israel

Keluarga Dapat Kabar Saat Sore Hari

Diah mengaku menerima kabar pembebasan Herman pada Kamis sore, sekitar waktu Ashar. Informasi itu diterimanya melalui istri Herman yang terus memantau perkembangan kondisi para WNI melalui grup komunikasi keluarga dan relawan pendamping.

“Jam berapa ya tadi. Kayaknya setengah empat sore saya mendapatkan informasi,” papar Diah saat dikonfirmasi SURYA.co.id.

Meski kabar pembebasan sudah diterima, keluarga masih menunggu proses pemulangan Herman ke Indonesia. Mereka juga berharap kondisi kesehatan Herman tetap baik setelah menjalani penahanan.

“Iya sudah dibebaskan cuma ini proses perpulangannya masih mantau proses perpulangannya,” tambahnya.

“Rasane pripun mbak? Plong mbakkk plong,” tegasnya.

Namun di balik rasa syukur itu, keluarga masih menyimpan kekhawatiran. Sebab, beredar informasi bahwa sejumlah WNI membutuhkan perawatan medis usai mengalami pemeriksaan selama penahanan.

“Ada berita butuh kesembuhan karena penyiksaan. Berdoa saja. Butuh proses dan semoga pulang dengan selamat,” pungkas Diah.

Simak video berikut, terkait Herman Budianto dan 8 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan ke Palestina:

Herman Budianto Berasal dari Ponorogo

Herman Budianto diketahui berasal dari Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Herman diketahui berangkat mengikuti misi kemanusiaan pada 21 April 2026. Ini bukan kali pertama dirinya pergi ke Palestina untuk kegiatan kemanusiaan.

Sebelum kabar penangkapan tersebar, Herman sempat melakukan siaran langsung melalui Instagram. Namun keluarganya mengaku suara Herman dalam siaran tersebut tidak terdengar jelas.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Herman menyampaikan pesan darurat terkait kondisi mereka.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved