Jumat, 22 Mei 2026

Idul Adha 2026

Presiden Prabowo Pilih Sapi Berbobot 1,1 Ton Asal Madiun Jadi Hewan Kurban

Presiden Prabowo membeli sapi kurban 1,1 ton milik peternak muda asal Madiun seharga Rp115 juta untuk hewan kurban Idul Adha 2026.

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
JUMBO - Sapi "Bruno" berjenis Simental milik peternak Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). Sapi seberat 1,1 ton tersebut dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk hewan kurban pada Idul Adha di Kabupaten Madiun. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Simental seberat 1,1 ton dari peternak muda asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
  • Sapi bernama Bruno itu dibeli seharga Rp115 juta setelah melalui proses survei dan pemeriksaan kesehatan oleh pemerintah.
  • Pemilik sapi, Hadha Waris Saputra, merawat Bruno selama sekitar satu tahun hingga bobotnya mencapai lebih dari satu ton.

SURYA.CO.ID, MADIUN - Momentum Hari Raya Idul Adha 2026 membawa kebanggaan tersendiri bagi seorang peternak muda asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Seekor sapi miliknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Sapi jenis Simental bernama Bruno dengan bobot mencapai 1,1 ton itu, dibeli dari kandang ternak milik Hadha Waris Saputra (24) warga Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Hadha menceritakan, kandang ternaknya mulai disurvei oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun pada awal Mei 2026.

Dari hasil survei tersebut, Bruno dinilai memenuhi syarat untuk menjadi hewan kurban Presiden Prabowo di Kabupaten Madiun.

“Sapinya bernama Bruno, jenisnya Simental dengan berat 1,1 ton. Pertama disurvei oleh dinas kabupaten lalu dilaporkan ke sekretariat presiden. Alhamdulillah cocok lalu kami negosiasi harga dengan sekretariat presiden,” kata Hadha, Kamis (21/5/2026).

Dibeli Rp115 Juta Setelah Lolos Pemeriksaan

Setelah melalui proses negosiasi, Hadha dan pihak Sekretariat Presiden sepakat dengan harga transaksi sebesar Rp115 juta.

Sapi Bruno juga telah melalui pemeriksaan kesehatan dan pengecekan postur, sebelum akhirnya dinyatakan lolos sebagai hewan kurban Presiden.

Selain lolos seleksi, Bruno juga mendapat perawatan khusus selama satu tahun terakhir agar mencapai bobot ideal.

Perjalanan Bruno hingga terpilih menjadi sapi kurban Presiden berlangsung melalui beberapa tahapan berikut:

  • Kandang ternak milik Hadha disurvei Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun pada awal Mei 2026
  • Sapi Bruno kemudian diperiksa dari sisi kesehatan dan postur tubuh sebelum diajukan ke Sekretariat Presiden
  • Setelah proses negosiasi, Bruno dibeli dengan harga Rp115 juta untuk kurban Idul Adha Presiden Prabowo
  • Selama sekitar satu tahun terakhir, Bruno dirawat intensif hingga bobotnya meningkat dari 800 kilogram menjadi 1,1 ton

“Pembelian masuk itu bobot 800 kiloan. Nah perawatan di sini sekitar satu tahun,” ujarnya.

Dirawat Mahasiswa Fakultas Peternakan UB

Hadha yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB) Malang, mengaku tidak memberikan perlakuan terlalu berbeda dibanding sapi lainnya.

Namun, ia memperbanyak porsi pakan untuk menunjang pertumbuhan bobot tubuh Bruno.

Setiap hari, Bruno mendapat pakan berupa konsentrat, silase, rumput hijau, ampas tahu, premix hingga jerami.

Pemberian makan dilakukan tiga kali sehari, yakni pagi, siang dan malam sebelum waktu Isya.

Sementara kebersihan kandang dijaga rutin dengan pembersihan dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved