Jumat, 22 Mei 2026

Penanganan TBC Efektif, Pemkot Madiun Perkuat Skrining dan Validasi Data

Keberhasilan pengobatan tuberculosis (TBC) di Kota Madiun mencapai 96 persen,

Tayang:
istimewa/Pemkot Madiun
BERANTAS TBC - Sosialisasi Public Private Mix dan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (Tuberculosis) Kota Madiun di Kantor Kecamatan Taman, Jalan Raya Wonocolo, Kelurahan Bebekan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (20/5/2026). Keberhasilan pengobatan TBC di Kota Pendekar yang telah mencapai 96 persen. 
Ringkasan Berita:
  • Kota Madiun capai tingkat keberhasilan pengobatan TBC 96 persen, salah satu yang tertinggi di Jawa Timur.
  • Pemkot gencarkan pemeriksaan mantoux, skrining aktif, dan gunakan portable X-Ray dari Kemenkes untuk temuan kasus baru.
  • Dari estimasi 1.312 kasus tahun 2026, baru 343 kasus ditemukan (26 % ), sehingga validasi data dan sinergi lintas sektor terus diperkuat.

 

SURYA.co.id, MADIUN - Keberhasilan pengobatan tuberculosis (TBC) di Kota Madiun mencapai 96 persen, menjadikannya salah satu daerah dengan penanganan TBC paling efektif di Jawa Timur.

Capaian ini didukung pemeriksaan mantoux dan skrining yang digencarkan pemerintah daerah.

Strategi Penanganan TBC Optimal

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menegaskan angka tersebut menunjukkan strategi penanganan TBC berjalan optimal.

Namun, upaya penemuan kasus tetap harus diperkuat agar pasien dapat segera mendapatkan pengobatan dan mencegah penularan lebih luas.

"Data harus valid supaya penanganannya jelas. Kalau nanti sudah ada temuan kasus, kita akan lakukan skrining wilayah menggunakan portable X-Ray dari Kementerian Kesehatan. Penanganan TBC ini harus dikerjakan bersama-sama," kata Bagus, dalam Sosialisasi Public Private Mix dan Tim Percepatan Penanggulangan TBC Kota Madiun di Kantor Kecamatan Taman, Jalan Raya Wonocolo, Kelurahan Bebekan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (20/5/2026).

Data Dinas Kesehatan

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Madiun, pada tahun 2026 diperkirakan terdapat 1.312 kasus TBC.

Namun hingga saat ini baru ditemukan 343 kasus atau sekitar 26 persen.

Karena itu, Pemkot Madiun menekankan pentingnya skrining aktif dan validasi data agar kasus yang belum terdeteksi bisa segera ditemukan dan diobati.

"Kita juga menekankan untuk memperkuat pemeriksaan rutin di wilayah yang telah dipetakan sebagai kantong kasus TBC," lanjutnya.

Skrining Lapangan

Selain pemeriksaan mantoux, skrining lapangan akan didukung portable X-Ray bantuan Kementerian Kesehatan yang kini ditempatkan di RSUD Kota Madiun.

Melalui rakor tersebut, Pemkot Madiun juga mendorong sinergi lintas sektor mulai dari OPD, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi hingga pemerintah kelurahan agar percepatan eliminasi TBC berjalan lebih optimal.

Dengan tingginya tingkat keberhasilan pengobatan, pemerintah berharap angka kasus TBC di Kota Madiun dapat terus ditekan.

BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved