Rabu, 20 Mei 2026

Marak Begal di Lumajang, Bupati Indah Amperawati Sidak CCTV hingga Malam Hari

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengecek pemasangan CCTV dusun untuk menekan aksi begal dan kriminalitas jalanan.

Tayang:
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Imam Nahwawi
CEK CCTV - Bupati Lumajang, Indah Amperawati cek pengawasan CCTV di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Jawa Timur pada Selasa (19/5/2026) malam. Pemasangan CCTV tersebut untuk meningkatkan keamanan di Lumajang. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Kapolres AKBP Alex Sandy Siregar mengecek pemasangan CCTV di desa-desa Kecamatan Sukodono.
  • Langkah itu dilakukan untuk menekan aksi kriminalitas jalanan dan begal yang belakangan meresahkan masyarakat Lumajang.
  • Pemkab Lumajang menargetkan seluruh pemasangan CCTV di dusun rampung pada pertengahan Juni 2026.

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, turun langsung mengecek pemasangan CCTV di sejumlah dusun di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim).

Pengecekan dilakukan pada Selasa (19/5/2026) malam, sebagai upaya menekan aksi kriminalitas jalanan yang belakangan marak terjadi di wilayah Lumajang.

Menariknya, Bupati Lumajang bersama rombongan melakukan patroli sambil mengendarai vespa mulai pukul 19.00 WIB.

Selama sekitar 3 jam, mereka berkeliling menuju 7 kantor desa di Kecamatan Sukodono untuk memeriksa progres pemasangan kamera pengawas yang dibiayai melalui Dana Dusun.

CCTV Dipasang untuk Tekan Kriminalitas Jalanan

Bupati Indah Amperawati mengatakan, pemasangan CCTV menjadi bagian dari ikhtiar menjaga keamanan lingkungan di setiap dusun.

“Di Kecamatan Sukodono kira-kira 80 persen CCTV sudah terpasang, sisanya sedang berproses menyelesaikan,” ujar Indah, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, proses pemasangan sempat terkendala keterbatasan tenaga teknis, karena pengadaan CCTV dilakukan serentak di seluruh desa di Lumajang.

“Jadi mereka harus antre, karena SDM-nya tidak mencukupi kalau semua dusun serentak. Kemudian bahan-bahan juga sempat kehabisan,” ucapnya.

Progres pemasangan CCTV di Lumajang:

  • Kecamatan Sukodono disebut telah mencapai sekitar 80 persen pemasangan CCTV di tingkat dusun.
  • Secara keseluruhan, pemasangan CCTV di seluruh dusun Lumajang diperkirakan sudah mencapai 50 persen.
  • Pemerintah daerah menargetkan seluruh pemasangan CCTV selesai pada pertengahan Juni 2026.
  • Kamera pengawas dipasang di jalur rawan untuk membantu pemantauan aksi kriminalitas jalanan.
  • Pengadaan CCTV dilakukan menggunakan dana dusun dengan biaya sekitar Rp 2,4 juta per unit.

Warga Mengaku Resah dengan Aksi Begal

Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Akhjab, mengatakan pemasangan CCTV dilakukan karena warga mulai resah dengan maraknya aksi begal di jalan.

“Kami mau keluar malam selalu was-was, mau bawa sajam takutnya kena pasal. Kalau ada begal tapi tidak bawa sajam, kami tidak bisa melawan, takutnya di situ,” katanya.

Karena itu, pemerintah desa memasang kamera pengawas di sejumlah titik rawan demi membantu pengawasan, dan mempermudah identifikasi jika terjadi tindak kejahatan.

Akhjab menyebut, saat ini Desa Sumberejo telah memasang 5 unit CCTV, masing-masing satu kamera di setiap dusun.

“CCTV yang sudah kami pasang ada lima, satu dusun satu, karena di sini ada lima dusun. Nanti akan saya kembangkan menjadi sepuluh CCTV, jadi tinggal nambah lima,” bebernya.

Meski demikian, ia mengaku masih khawatir dengan risiko kerusakan saat musim hujan, karena perangkat CCTV rentan tersambar petir.

“Sementara untuk satu camera CCTV itu biayanya Rp 2,4 juta sesuai ketentuan dari Kominfo kemarin,” tuturnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved