Sabtu, 16 Mei 2026

Kepsek Nyentrik di Bondowoso Pakai Wearpack Balap Saat Wisuda, Ada Pesan Menyentuh

Kepsek SMKN 3 Bondowoso tampil nyentrik memakai baju balap saat perpisahan siswa. Ternyata ada pesan mendalam di balik aksinya.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
KEPSEK NYENTRIK - Kepsek SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan mengenakan baju balap saat momen perpisahan siswanya pada Rabu (13/5/2026). (HUMAS SMKN 3 BONDOWOSO ) 

Ringkasan Berita:
  • Kepsek SMKN 3 Bondowoso tampil memakai baju balap saat perpisahan siswa
  • Kostum unik itu menjadi simbol perjuangan lulusan menghadapi dunia kerja
  • Penampilan nyentrik kepala sekolah membuat suasana wisuda lebih semangat dan berkesan

 

SURYA.CO.ID BONDOWOSO - Penampilan tak biasa ditunjukkan Kepala SMKN 3 Bondowoso saat perpisahan siswa. Mengenakan baju balap lengkap, ia sukses mencuri perhatian sekaligus menyampaikan pesan mendalam tentang perjuangan lulusan menghadapi dunia kerja.

Tampil Nyentrik di Momen Perpisahan

Umumnya kepala sekolah tampil formal mengenakan jas atau pakaian resmi saat prosesi kelulusan dan perpisahan siswa. Namun berbeda dengan yang dilakukan Kepala SMKN 3 Bondowoso, Daris Wibisono Setiawan.

Pada momen Farewell Party siswa kelas XII yang digelar Rabu (13/5/2026), Daris tampil mengenakan wearpack atau baju balap lengkap. Penampilannya langsung menjadi sorotan para siswa, guru, hingga wali murid yang hadir.

Aksi tersebut rupanya bukan kali pertama dilakukan Daris. Saat menjabat sebagai Kepala SMKN 2 Bondowoso pada 2025 lalu, ia sempat tampil cosplay menjadi chef lengkap dengan topi masak.

Baca juga: Cara Unik Perpustakaan Ubaya Rayakan Hari Buku, Tak Lagi Sunyi Tapi Penuh Imajinasi

Sementara ketika memimpin SMKN 1 Klabang, ia mengenakan seragam SMA ala karakter Dilan.

Daris mengaku gaya nyentrik yang ia tampilkan bukan sekadar ingin terlihat berbeda di depan siswa.

“Bukan cuma sekadar gaya, ada pesannya ini,” ucapnya sambil tersenyum saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).

Simbol Dunia Kerja dan Tantangan Hidup

Menurut Daris, kostum balap yang dikenakannya memiliki filosofi khusus bagi para lulusan SMK yang akan memasuki dunia kerja.

“Terkait baju balap yang dikenakannya, Daris menjelaskan bahwa kostum tersebut menggambarkan masa sekolah di SMK sebagai sebuah lintasan balap yang penuh tantangan, tikungan tajam, dan persaingan sehat.”

“Sekolah adalah sirkuitnya, dan wisuda hari ini adalah pit stop terakhir kalian sebelum memasuki lintasan balap yang sesungguhnya, yakni dunia kerja dan masyarakat luas,” ujarnya.

Baca juga: Perpisahan Unik SMAN 1 Waru Sidoarjo, Siswa Saling Tempel Stiker di Seragam

Pesan tersebut sengaja disampaikan agar siswa memahami bahwa kehidupan setelah lulus membutuhkan keberanian, semangat, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan baru.

Siswa Merasa Lebih Semangat

Penampilan unik sang kepala sekolah ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Salah satunya dirasakan Nasyif, lulusan jurusan Teknik Kendaraan Ringan.

Ia mengaku sempat terkejut melihat kepala sekolahnya tampil seperti pembalap profesional. Namun suasana perpisahan yang biasanya penuh haru justru berubah menjadi lebih hidup dan membangkitkan semangat.

“Pesannya mendalam. Mulai besok kami adalah 'pembalap' yang membawa nama baik almamater di lintasan kerja. Harus terus meroket dan bermanfaat bagi banyak orang,” kata Nasyif.

SMKN 3 Bondowoso sendiri menggelar kegiatan tahunan Farewell Party untuk melepas siswa kelas XII yang pada 4 Mei 2026 lalu dinyatakan lulus 100 persen.

Acara tersebut dihadiri ribuan peserta yang terdiri dari siswa, orang tua, guru, tenaga kependidikan, hingga tamu undangan lainnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved