Jumat, 15 Mei 2026

SURYA Kampus

Cara Unik Perpustakaan Ubaya Rayakan Hari Buku, Tak Lagi Sunyi Tapi Penuh Imajinasi

Hari Buku di Ubaya diwarnai kolaborasi unik DKV, angkat karakter fiksi untuk hidupkan literasi.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Sulvi Sofiana
HARI BUKU - Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) membuat lukisan di sampul buku dalam rangka peringatan Hari Buku, Perpustakaan Universitas Surabaya (Ubaya), Jumat (15/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ubaya rayakan Hari Buku dengan menggambar sampul bertema karakter fiksi.
  • Mahasiswa DKV terinspirasi Harry Potter hingga Joker dalam karya ilustrasi.
  • Perpustakaan dorong literasi lewat kolaborasi, pameran, dan kreativitas visual.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dalam rangka peringatan Hari Buku, Perpustakaan Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar kegiatan menggambar sampul buku bersama mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV).

Kegiatan ini menghadirkan karya ilustrasi yang terinspirasi dari tokoh-tokoh fiksi populer sebagai upaya menghidupkan kembali minat baca di kalangan mahasiswa.

Inspirasi Dari Membaca Buku

Salah satu mahasiswa DKV Ubaya, Kimberly Tanjaya, mengaku terinspirasi dari pengalaman membaca buku Harry Potter dalam menciptakan karyanya.

“Baca buku Harry Potter itu saya terkagum, jadi kepikirannya Harry Potter,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan proses berkarya menggunakan media gambar berbasis cat air dengan teknik pengolahan warna tertentu.

Baca juga: Banyak Salah Kaprah soal Vertigo, Mahasiswa FK Ubaya Ajak Warga Lebih Waspada

Menurutnya, eksplorasi visual dari bacaan membantu memperkuat imajinasi dalam proses kreatif.

Sementara itu, Direktur Perpustakaan Ubaya, Kristina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program perpustakaan, termasuk pameran arsip, bazar buku murah, hingga seminar dan webinar.

“Kolaborasi ini mahasiswa mulai menggambar karakter dari figur yang mereka baca di novel, seperti Harry Potter dan Joker,” jelasnya.

Budaya Literasi Dan Kreativitas Mahasiswa

Kristina menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara budaya literasi dan kreativitas mahasiswa, sekaligus mendorong minat membaca di tengah dominasi perangkat digital.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara membaca buku fisik dan digital. Menurutnya, buku cetak masih memiliki keunggulan dalam membantu pembaca membangun imajinasi secara lebih mendalam.

Baca juga: Kampus Inklusif: UC Surabaya Luncurkan Sistem Digital Ramah Disabilitas

“Kalau membaca buku fisik, kita lebih bisa mengasah visualisasi dan imajinasi dibanding hanya dari gadget,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan Ubaya juga berencana memamerkan karya mahasiswa agar dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berkarya dan mempublikasikannya di ruang perpustakaan.

“Harapannya karya yang dipajang bisa membangkitkan antusiasme mahasiswa untuk membaca dan berkarya,” tambah Kristina.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved