Progres Pembangunan Gedung Baru Sekolah Rakyat Jombang, akan Tampung 1.000 Siswa
Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Sosial terus melakukan penjangkauan calon peserta didik.
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Gedung baru Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, masih dibangun, ditargetkan menampung 1.000 siswa.
- Program SR diprioritaskan bagi anak-anak miskin ekstrem, putus sekolah, dan terlantar, dengan kuota 270 siswa baru tahun ajaran 2026.
- Dinsos Jombang verifikasi 58.635 data BNBA bersama BPS, sambil melengkapi dokumen administrasi pendaftaran.
SURYA.co.id, JOMBANG - Gedung baru untuk Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, saat ini masih dalam proses pembangunan. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 siswa.
Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Sosial terus melakukan penjangkauan calon peserta didik.
Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang mengalami putus sekolah maupun kondisi terlantar.
Dengan langkah ini, Pemkab Jombang berharap program SR dapat menjadi solusi pendidikan inklusif bagi kelompok rentan di wilayah tersebut.
Sasaran Utama Program
Kepala Dinsos Jombang melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dheny Widiyastiti, menjelaskan bahwa sasaran utama program berasal dari kelompok masyarakat desil 1 dan 2 berdasarkan data kemiskinan nasional.
"Program Sekolah Rakyat ini memang diperuntukkan bagi anak-anak terlantar dan putus sekolah. Jadi tidak mengambil siswa yang saat ini masih aktif bersekolah," ucapnya kepada SURYA.co.id, pada Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Penjaringan Calon Siswa Baru Sekolah Rakyat Jombang, Sisir Desil 1 dan 2
Ia menambahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kabupaten Jombang, dengan kapasitas mencapai 1.000 siswa.
"Masih dalam pembangunan itu kapasitasnya adalah 1000 siswa," ungkapnya.
Kuota Siswa Baru
Sementara itu, kegiatan pembelajaran sementara masih berlangsung di gedung sementara SR SKB Mojoagung dengan jumlah peserta didik 100 siswa.
Untuk penerimaan tahun ajaran 2026, lanjutnya, Kabupaten Jombang memperoleh kuota sebanyak 270 siswa baru dari Kementerian Sosial.
"Saat ini, Dinsos masih melakukan proses penjangkauan dan pendataan calon peserta," ujarnya melanjutkan.
Data By Name By Addres
Dheny mengungkapkan, pihaknya telah menerima data BNBA (By Name By Address) dari pemerintah pusat sebanyak 58.635 data yang kini sedang diverifikasi secara bertahap.
"Data dari pusat kami sisir terlebih dahulu untuk memastikan calon siswa sesuai kriteria penerima program," katanya.
Dalam proses verifikasi dan validasi, Dinsos juga menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) agar data penerima bantuan benar-benar tepat sasaran.
Lengkapi Berbagai Dokumen Administrasi
| KAI Daop 7 Normalisasi 2 Perlintasan di Talun Blitar: Kendaraan Besar Dibatasi |
|
|---|
| Persebaya Surabaya Gercep Amankan Bruno Moreira, Bonek Lega Persib Gigit Jari |
|
|---|
| Kisah Ibu-Ibu Penggaron Menjaga Sarung Tenun Goyor Jombang: Dicari Jemaah Haji |
|
|---|
| Marc Marquez Jalani Operasi Ganda, Cedera Lama dari Mandalika Akhirnya Terungkap |
|
|---|
| Ratusan Ojol Tuban Gelar Doa dan Tabur Bunga di Lokasi Tewasnya Iqbal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/SEKOLAH-rakyat-jombang-Jawa-Timur-pada-Senin-1152026-Fokus-jangkau-anak-terlantar.jpg)