Senin, 11 Mei 2026

Situs Adan-Adan Kediri Jadi Sorotan, Diduga Lebih Besar dari Borobudur

Situs Adan-Adan di Kediri viral setelah temuan makara raksasa memunculkan dugaan kompleks candi kuno berukuran besar.

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Isya Anshori
SITUS ADAN-ADAN - Suasana Situs Adan-Adan di Dusun Genuk, Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026). Situs Adan-Adan menjadi perhatian publik, setelah temuan berbagai struktur dan artefak purbakala memunculkan dugaan adanya kompleks percandian kuno berukuran besar. 

Ringkasan Berita:
  • Situs Adan-Adan di Kediri, Jawa Timur (Jatm), kembali menjadi sorotan setelah video ekskavasi dan temuan makara besar viral di media sosial.
  • Peneliti menduga situs tersebut merupakan kompleks percandian Buddha kuno abad ke-9 hingga ke-11 dengan pola mandala dan area yang luas.
  • Berbagai artefak seperti arca Buddha, stupa, kepala kala, hingga Dwarapala ditemukan di kawasan yang diduga terkubur akibat aktivitas vulkanik Gunung Kelud.

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Situs Adan-Adan di Dusun Genuk, Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), kembali menjadi perhatian publik setelah temuan berbagai struktur dan artefak purbakala memunculkan dugaan adanya kompleks percandian kuno berukuran besar.

Perbincangan mengenai situs tersebut ramai di media sosial, setelah beredar video proses ekskavasi dan pengangkatan ornamen makara raksasa dari dalam tanah.

Makara merupakan ornamen khas candi yang biasanya ditempatkan di bagian tangga atau pintu bangunan sebagai simbol penolak bala.

Ukuran makara yang ditemukan di Situs Adan-Adan itulah, yang kemudian memicu spekulasi mengenai besarnya kompleks candi yang pernah berdiri di lokasi tersebut.

Diduga Berasal dari Abad ke-9

Juru Pelihara Situs Adan-Adan, Ikhwan, menjelaskan situs itu pertama kali ditemukan pada 2016.

Sejak saat itu, penelitian dan ekskavasi terus dilakukan oleh tim arkeologi nasional hampir setiap tahun.

Menurut Ikhwan, penemuan kepala arca Buddha pada penggalian tahun 2020, semakin menguatkan dugaan bahwa Situs Adan-Adan merupakan kompleks candi Buddha kuno.

“Dari hasil karbon dating, diperkirakan situs ini berasal dari abad ke-9 sampai ke-11,” jelas Ikhwan, Sabtu (9/5/2026).

Ia juga menyebut, ditemukan sejumlah arca yang belum selesai dikerjakan dan diduga ditinggalkan sebelum proses pembangunan rampung.

Fakta Menarik Situs Adan-Adan Kediri

  • Situs pertama kali ditemukan pada 2016
  • Diduga berasal dari abad ke-9 hingga ke-11
  • Ditemukan arca Buddha, stupa, kepala kala, dan Dwarapala
  • Memiliki pola bangunan mandala dengan kompleks luas
  • Temuan makara raksasa memicu perhatian publik di media sosial

Struktur Mandala dan Temuan Artefak

Hingga kini, area situs disebut belum sepenuhnya terbuka. Dari puluhan titik ekskavasi, baru sebagian kecil struktur bangunan yang berhasil dimunculkan.

Ikhwan menjelaskan, bangunan inti diperkirakan memiliki ukuran sekitar 21 meter dengan pola mandala.

“Bangunannya bersifat mandala. Ada bangunan inti di tengah, lalu teras luar sampai bagian terluar. Jadi kemungkinan kompleksnya memang besar,” katanya.

Selain struktur bangunan, ditemukan pula berbagai artefak seperti fragmen stupa, kepala kala, arca Buddha hingga Dwarapala.

Salah satu arca Dwarapala pasangan dari situs tersebut kini disimpan di Museum Airlangga Kota Kediri.

Makara Raksasa Jadi Sorotan

Temuan paling menonjol di kawasan situs adalah dua makara berukuran besar, yang disebut menjadi petunjuk ukuran bangunan candi pada masa lalu.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved