BGN Tambah Menu Telur MBG Jatim, Respons Protes Peternak Magetan
BGN menambah penggunaan menu telur dalam program MBG di Jatim untuk membantu peternak menghadapi anjloknya harga telur ayam.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
Jumlah tersebut, berasal dari populasi sekitar 2,5 juta ayam petelur sepanjang 2025.
Menurutnya, tingginya produksi yang tidak diimbangi daya serap pasar menjadi penyebab utama anjloknya harga telur.
“Saat ini harga telur sekitar Rp22.800 per kilogram, jauh di bawah HAP sebesar Rp26.500,” jelas Nur Haryani.
Ia menambahkan, biaya pakan menyumbang sekitar 70 persen dari total biaya produksi dan harga jagung juga mengalami kenaikan.
Fakta Penting Krisis Harga Telur di Magetan
- BGN menambah penggunaan menu telur MBG menjadi tiga kali sepekan
- Kebijakan diambil usai aksi bagi-bagi 3 ton telur gratis di Magetan
- Harga telur di tingkat peternak turun menjadi sekitar Rp22.800 per kilogram
- Produksi telur Magetan mencapai 81 ton per hari
- Pemerintah daerah akan mendorong penyerapan telur melalui MBG dan bantuan sosial
Disnakkan Magetan juga berencana memperluas gerakan konsumsi telur melalui ASN dan masyarakat, sekaligus melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah provinsi dan pusat agar muncul kebijakan yang lebih berpihak kepada peternak lokal.
BGN
MBG Jatim
Makan Bergizi Gratis
peternak Magetan
harga telur anjlok
Telur ayam
berita Magetan terbaru
Jawa Timur
berita Jatim terkini
Badan Gizi Nasional
Disnakkan Magetan
Nur Haryani
Meaningful
Multiangle
Nanik Sudaryati Deyang
| Kuasa Hukum Bantah Wanita Lampung Culik Balita 17 Bulan di Tulungagung |
|
|---|
| Skor Babak Pertama Persis vs Persebaya 0-0, Duel Panas di Manahan |
|
|---|
| Patahkan Klaim Trump, Intelijen AS Bongkar Kekuatan Militer Iran Sebenarnya: Punya 70 Persen Rudal |
|
|---|
| DWP Inspektorat Jatim Sosialisasikan JKN, Tekankan Semangat Gotong Royong |
|
|---|
| Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Lantik 17 pejabat: Mutasi ASN Nol Rupiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/protes-peternak-Magetan-Jatim-atas-anjloknya-harga-telur-ayam.jpg)