Update Dugaan Pencurian Patung Dewa di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Memanas
Kasus dugaan pencurian patung dewa di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Jatim berujung aksi saling lapor antarumat ke Polres Tuban.
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Kasus dugaan pencurian patung dewa di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Jawa Timur (Jatim) makin memanas dan memicu aksi saling lapor antarumat.
- Tio Eng Bo melaporkan dugaan pencurian, sementara Lioe Pramono melapor balik terkait pencemaran nama baik dan dugaan menghalangi ibadah.
- Kedua pihak kini menunggu proses hukum yang sedang berjalan di Polres Tuban.
SURYA.CO.ID, TUBAN - Polemik internal di Klenteng Kwan Sing Bio, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), kembali memanas setelah aksi saling lapor antarumat berujung ke Polres Tuban.
Kasus tersebut bermula dari dugaan pencurian patung dewa di area tempat ibadah, yang sebelumnya dilaporkan oleh Tio Eng Bo selaku petugas keamanan klenteng terhadap Lioe Pramono.
Namun, laporan itu kemudian dibalas oleh Lioe Pramono dengan laporan dugaan pencemaran nama baik dan dugaan menghalang-halangi pelaksanaan ritual ibadah umat.
Baca juga: Kasus Percobaan Pencurian Patung Dewa di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Satu Orang Dilaporkan Polisi
Tio Eng Bo Bantah Lakukan Pencemaran Nama Baik
Penasihat hukum Tio Eng Bo, Nang Engki Anom Suseno, menegaskan pihaknya menghormati langkah hukum yang ditempuh Lioe Pramono.
“Melaporkan itu adalah hak konstitusional yang dilindungi oleh konstitusi dan undang-undang. Kami sangat menghormati langkah dari Pak Lioe Pramono dan kami sangat mengapresiasi, karena memang itu hak yang diberikan undang-undang,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Engki, laporan yang dibuat kliennya sebelumnya bukan bentuk pencemaran nama baik, melainkan respons atas kejadian yang benar-benar terjadi di area klenteng.
“Sebagaimana yang tempo hari kami sampaikan, kejadian itu memang terjadi. Kejadian Pak Lioe Pramono memegang patung itu terjadi,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, sebagai pihak keamanan yang bertanggung jawab menjaga altar dan benda sakral di klenteng, Tio Eng Bo melakukan tindakan preventif saat melihat patung dewa dipegang.
“Nah, apakah kejadian nyata yang terjadi itu dapat dikatakan mencemarkan nama baik? Saya pikir kok terlalu jauh,” bebernya.
Baca juga: Patung Dewa Kwan Kong Nyaris Dicuri, Penjaga Klenteng Kwan Sing Bio Lakukan Ini
Bantah Tuduhan Menghalangi Ritual Ibadah
Pihak Tio Eng Bo juga membantah tudingan menghalang-halangi pelaksanaan ibadah umat.
Menurut Engki, pada saat kejadian tidak ada ritual tertentu yang mengharuskan umat memegang patung dewa tersebut.
“Jenis ibadah apa yang mengharuskan umat memegang patung tersebut, kecuali pada saat-saat tertentu ketika umat hendak memandikan patung, dan itu pun atas izin pengelola,” katanya.
Ia menegaskan, tindakan kliennya semata-mata untuk menjaga keamanan altar dan benda sakral di area klenteng.
Sementara itu, proses laporan yang sebelumnya diajukan Tio Eng Bo terhadap Lioe Pramono disebut masih berjalan di Polres Tuban dan saat ini telah memasuki tahap pemeriksaan saksi.
Fakta Penting Kasus di Klenteng Kwan Sing Bio
- Dugaan pencurian patung dewa jadi awal konflik
- Tio Eng Bo melaporkan Lioe Pramono lebih dulu
- Lioe melapor balik terkait pencemaran nama baik
- Ada laporan dugaan menghalangi ritual ibadah
- Kedua pihak kini sama-sama menjalani proses hukum
- Pemeriksaan saksi masih berlangsung di Polres Tuban
Lioe Pramono Sebut Ritual Ibadah
Sebelumnya, Jumat (8/5/2026), Lioe Pramono datang ke Polres Tuban bersama penasihat hukum dan sejumlah perwakilan umat klenteng untuk melaporkan balik Tio Eng Bo.
pencurian patung dewa
Klenteng Kwan Sing Bio
Tuban
berita Tuban terbaru
pencemaran nama baik
Polres Tuban
Tio Eng Bo
Lioe Pramono
Jawa Timur
berita Jatim terkini
Meaningful
Multiangle
| Link Live Streaming Persis vs Persebaya Surabaya Malam Ini, Tak Disiarkan di TV, Akses di Sini! |
|
|---|
| Susunan Pemain Persis vs Persebaya Surabaya, Bajol Ijo Tanpa 2 Pilar, Ernando Ari Cadangan |
|
|---|
| Tradisi Unik Manten Tebu Tulungagung, Musim Giling PG Mojopanggung Dimulai |
|
|---|
| Mendiktisaintek : Penambahan Prodi di Jawa Dibatasi, Kampus Diminta Evaluasi Jurusan Lama |
|
|---|
| Gagal Total, Ini Penyebab AS dan Iran Saling Serang di Selat Hormuz Padahal Baru Saja Teken Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Klenteng-Kwan-Sing-Bio-Tuban-Jatim-952026.jpg)