Selasa, 12 Mei 2026

Artefak Yoni Hindu Kuno Ditemukan di Lahan Desa Pendem Kota Batu

Artefak yoni peninggalan Hindu kuno ditemukan di Desa Pendem, Kota Batu, Jawa Timur, saat proses perataan lahan milik majelis.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Disparta Kota Batu
TEMUAN ARTEFAK - Petugas Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu saat melakukan identifikasi artefak peninggalan Hindu kuno berupa yoni di lahan milik Majelis Maulid Wat Taklim Riyadlul Jannah RT 17 RW 04 Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (8/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Artefak peninggalan Hindu berupa yoni ditemukan di lahan milik Majelis Maulid Wat Taklim Riyadlul Jannah di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim).
  • Warga awalnya mengira benda tersebut hanya lumpang batu sebelum akhirnya diidentifikasi sebagai yoni oleh Dinas Pariwisata Kota Batu.
  • Disparta menyebut temuan yoni cukup sering ditemukan di Kota Batu dan akan melaporkannya ke Balai Pelestarian Kebudayaan untuk identifikasi lanjutan.

SURYA.CO.ID, KOTA BATU - Artefak peninggalan Hindu kuno kembali ditemukan di Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Sebuah yoni ditemukan di lahan milik Majelis Maulid Wat Taklim Riyadlul Jannah RT 17 RW 04, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Jumat (8/5/2026).

Temuan itu langsung menarik perhatian warga, karena sebelumnya benda tersebut hanya dianggap sebagai lumpang batu biasa yang tertimbun di area persawahan lama.

Awalnya Dikira Lumpang Batu

Ketua RW 04 Desa Pendem, Muhammad Solikin mengatakan, lokasi penemuan dulunya merupakan area persawahan milik warga yang kemudian dibeli pihak majelis.

“Jadi sebelumnya lahan ini dulunya sawah warga, lalu dibeli pihak majelis. Sekarang dikeringkan dan diratakan untuk lapangan kegiatan pengajian atau acara majelis,” kata Solikin.

Menurutnya, warga sempat tidak menyadari bahwa benda tersebut merupakan artefak bersejarah. Informasi baru berkembang, setelah ada warga yang melihat bentuk benda itu lebih detail melalui foto dan lokasi penemuan.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah desa untuk diteruskan kepada pihak terkait.

Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuwono Efendi, membenarkan adanya penemuan tersebut dan segera melaporkannya kepada Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu.

“Benar, ada temuan Yoni di lahan milik Riyadlul Jannah. Sekarang sudah diidentifikasi oleh dinas agar lebih jelas asal usulnya,” ujar Efendi.

Disparta Kota Batu Lakukan Identifikasi

Pamong Budaya Disparta Kota Batu, Naning Wulandari, menjelaskan pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Dari hasil pengecekan langsung ke lokasi, objek tersebut merupakan yoni berbentuk bujur sangkar ukuran sekitar 50x50 sentimeter dan terdapat cerat,” jelas Naning.

Selain yoni, petugas juga menemukan batu umpak berbentuk bujur sangkar berukuran sekitar 26 sentimeter dengan tinggi 20 sentimeter.

Pada bagian badan yoni juga terlihat ornamen hiasan yang masih cukup jelas.

Dalam tradisi Hindu, yoni merupakan simbol kesuburan dan menjadi representasi Dewi Parwati yang biasanya berpasangan dengan lingga sebagai lambang Dewa Siwa.

Fakta Penting Penemuan Yoni di Kota Batu:

  • Ditemukan di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
  • Lokasi penemuan berada di lahan milik Majelis Riyadlul Jannah.
  • Yoni berukuran sekitar 50x50 sentimeter.
  • Petugas juga menemukan batu umpak di lokasi.
  • Artefak akan dilaporkan ke Balai Pelestarian Kebudayaan.

Diduga Masih Ada Artefak Lain Terkubur

Naning menyebut, seharusnya yoni memiliki pasangan berupa lingga. Namun hingga kini benda tersebut belum ditemukan di lokasi.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved