Kamis, 7 Mei 2026

Haji 2026

Risiko Tinggi, 350 Jamaah Haji Jember Dapat Pendampingan Khusus

Sebanyak 350 CJH Jember masuk kelompok risiko tinggi, lansia hingga 99 tahun tetap diberangkatkan.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Sri Wahyunik
RESIKO TINGGI -  Seorang CJH usia 80 Tahun asal Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember menyebut ada 350 CJH masuk kelompok risiko tinggi di musim haji 2026 
Ringkasan Berita:
  • 350 CJH Jember masuk Risti, sebagian besar karena usia lanjut dan penyakit bawaan.
  • Pendampingan khusus disiapkan dari keberangkatan hingga ibadah di Tanah Suci.
  • Total CJH Jember 2026 mencapai 2.956 orang, 31 petugas siap dampingi jamaah.

 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Ratusan orang calon haji 2026 asal Kabupaten Jember masuk dalam kelompok jemaah risiko tinggi Risti).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember Nur Sholeh menyebut, angkanya mencapai 350 orang.

"Ada sekitar 350 orang jemaah yang masuk kelompok risiko tinggi, sebagian besar karena faktor usia atau kelompok lanjut usia," ujar Nur Sholeh, Rabu (6/5/2026).

Karena tidak sedikit, calon jemaah haji asal Kabupaten Jember berusia lebih dari 70 tahun, bahkan ada yang berusia 80an tahun. Sedangkan jemaah haji tertua berusia 99 Tahun, berasal dari Kecamatan Puger.

Nur Sholeh menambahkan selain kelompok usia lanjut usia, kelompok risiko tinggi ini juga termasuk kelompok yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Baca juga: Koper Jemaah Haji Jombang Dikumpulkan, Ada Penanda Unik Pita hingga Logo MU

Boleh Berangkat Dengan Serangkaian Pemeriksaan Kesehatan

Namun mereka dinyatakan boleh berangkat karena sudah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.

"Kelompok Risti ini juga mendapatkan perhatian khusus, dan pendampingan, mulai dari pemberangkatan di Jember, selama di embarkasi, sampai menjalankan ibadah di Tanah Suci," tegas Nur Sholeh.

Berdasarkan data pada Senin (4/5/2026), CJH asal Jember di musim haji 2026 ini mencapai 2.956 orang.

Saat pelepasan dan doa bersama calon haji, Senin (4/5/2026), Bupati Jember Muhammad Fawait mengakui jika tak sedikit CJH asal Jember bukan kelompok usia produktif.

Baca juga: Nekat Gelar City Tour Jelang Puncak Haji  KBIHU Terancam Sanksi Berat dari Kemenhaj 

"Namun juga banyak yang kelompok lansia. Namun Pemkab Jember berupaya maksimal memperhatian aspek Kesehatan dan keselamatan jemaah, terutama yang kelompok risiko tinggi," ujar Fawait.

Para CJH ini nantinya akan didampingi oleh 31 orang pendamping, yang di dalamnya ada petugas kesehatan.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved