Wacana Pembangunan Flyover Simpang Mengkreng Senilai Rp 800 Miliar, Ini Skema Pembiayaannya
Berdasar informasi yang dihimpun, anggaran untuk membangun flyover disebut-sebut mencapai Rp 800 miliar.
Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Pemerintah tiga daerah, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Jombang, berkolaborasi untuk merealisasikan pembangunan flyover di Simpang Mengkreng
- Berdasar informasi yang dihimpun, anggaran untuk membangun flyover disebut-sebut mencapai Rp 800 miliar.
- Ada dua skema pembiayaan pembangunan flyover yang bisa dijalankan, pertama semua dibiayai oleh pemerintah pusat dan skema kedua pembangunan infratruktur dari pusat, tapi untuk pembebasan lahan dianggarkan kabupaten masing-masing
SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pemerintah tiga daerah, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Jombang, berkolaborasi untuk merealisasikan pembangunan flyover di Simpang Mengkreng
Bulan lalu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Jombang, Warsubi, bertemu menyusun langkah strategis.
Koordinasi mulai dari tingkat provinsi hingga pusat dilangsungkan secara berlanjut.
Kang Marhaen -sapaan Bupati Nganjuk- mengatakan setelah pertemuan dengan Mas Dhito dan Warsubi, lintas OPD tiga daerah meliputi, Bappeda, Dinas PUPR, dan Dishub, diinstruksikan menyusun dokumen usulan.
Dokumen itu sekarang sudah tuntas dibuat dan ditandatangani masing-masing bupati.
"Komitmen kita bertiga kita segera mengajukan, dokumen sudah siap. Kita cari tanggal untuk konsultasi ke Gubernur Jawa Timur, paling tidak minta dukungan juga. Karena dana yang dibutuhkan juga lumayan besar," katanya, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Tiga Bupati Bersatu, Flyover Segera Dibangun Atasi Kemacetan Simpang Mengkreng
Skema Pembiayaan Flyover Rp 800 miliar
Berdasar informasi yang dihimpun, anggaran untuk membangun flyover disebut-sebut mencapai Rp 800 miliar.
Dia menjelaskan, ada dua skema pembiayaan pembangunan flyover.
Skema pertama semua hal terkait pembangunan dibiayai oleh pemerintah pusat.
Ini mengingat dana transfer ke daerah banyak terpangkas.
"Skema kedua pembangunan infratruktur dari pusat, tapi untuk pembebasan lahan (dianggarkan) kabupaten masing-masing," terangnya.
Baca juga: Daftar 6 Titik Rawan Macet Di Kediri Saat Mudik Lebaran 2026, Simpang Mengkreng Jadi langganan
Berdasar pemetaan sementara, anggaran yang harus dipersiapkan untuk pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Nganjuk mencapai miliaran.
Area yang bakal dibebaskan di Kabupaten Nganjuk, dipersiapkan sekitar 500 meter persegi. Luasan ini tidak mutlak, sewaktu-waktu bisa berganti.
"Perkiraan di Kabupaten Nganjuk butuh biaya Rp15 miliar untuk pembebasan lahan," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/SIMPANG-MENGKRENG-TO-FLYOVER.jpg)