Minggu, 3 Mei 2026

Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Sapi di Trenggalek Naik Signifikan

Harga sapi kurban di Trenggalek Jawa Timur naik hingga R p25 juta per ekor jelang Idul Adha 2026, stok dipastikan tetap aman.

Tayang:
Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Dinas Peternakan Trenggalek
VAKSINASI - Petugas melakukan vaksinasi kepada sapi jelang Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Ketersediaan hewan kurban di Trenggalek dipastikan aman, namun harga mulai merangkak naik. 

Ringkasan Berita:
  • Harga sapi kurban di Trenggalek Jawa Timur (Jatim) naik signifikan sekitar Rp 3-4 juta per ekor akibat penurunan populasi ternak di tingkat peternak.
  • Dinas Peternakan memastikan stok sapi dan kambing di Trenggalek tetap aman untuk kebutuhan lokal hingga pengiriman ke Jabodetabek.
  • Harga sapi bobot 500 kg kini mencapai Rp 29 juta, sementara harga terendah dibanderol mulai dari Rp 17 juta per ekor.

Laporan Wartawan SURYA.co.id, Madchan Jazuli

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H atau 2026, dinamika pasar hewan kurban di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), mulai menunjukkan pergerakan signifikan.

Meski ketersediaan stok dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun luar daerah, para calon pembeli harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Hal ini disebabkan oleh tren harga sapi kurban yang mulai merangkak naik hingga Rp 4 juta per ekor, dibandingkan tahun lalu.

Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek mengonfirmasi, bahwa kenaikan ini dipicu oleh hukum pasar yang fundamental, yakni berkurangnya populasi ternak di tingkat peternak lokal.

Meski demikian, SURYA.co.id mencatat bahwa tren minat beli masyarakat tetap tinggi, terbukti dari mulai banyaknya pemesanan hewan kurban di berbagai kandang komersial.

Penyebab Harga Sapi Melejit: Populasi Menyusut

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) Dinas Peternakan Trenggalek, Ririn Hari Setiani, menjelaskan bahwa saat ini rata-rata harga sapi berada di kisaran Rp 25 juta per ekor.

Angka tersebut, menunjukkan selisih kenaikan sekitar Rp 2 juta dari harga normal tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 23 juta untuk bobot karkas estimasi 120 kilogram.

"Penurunan populasi di tingkat peternak sangat terasa. Jika sebelumnya satu peternak bisa memelihara lima ekor sapi, kini rata-rata hanya tiga ekor, bahkan ada yang memilih berhenti sementara," ungkap Ririn saat ditemui SURYA.co.id, Jumat (1/5/2026).

Beberapa faktor yang diduga menjadi pemicu penurunan populasi ini antara lain:

  • Biaya Pakan: Kenaikan harga konsentrat dan pakan tambahan.
  • Transisi Ekonomi: Banyak peternak mandiri yang beralih profesi atau mengurangi jumlah ternak akibat fluktuasi harga daging pasca-pandemi.
  • Efek Idulfitri: Harga daging yang tidak kunjung melandai sejak Lebaran 2026 ikut mengerek harga jual ternak hidup.

Stok Aman dan Jangkauan Pasar Ekspor

Kabar baiknya, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kelangkaan. Trenggalek tetap memegang predikat sebagai lumbung ternak Jawa Timur yang mampu menyuplai kebutuhan nasional. Hingga saat ini, distribusi hewan kurban dari Trenggalek telah menjangkau:

  • Sapi: Pengiriman rutin ke Jakarta, Tangerang, dan wilayah Jabodetabek.
  • Kambing: Mendominasi pasar Surabaya, Malang, hingga Jakarta.

"Untuk kambing, harganya relatif stabil dan stok sangat melimpah. Kami terus melakukan vaksinasi dan pemantauan di lapangan untuk memastikan semua ternak dalam kondisi sehat melalui Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," tambah Ririn.

Kesaksian Peternak: Sapi Bobot 5 Kuintal Tembus Rp 29 Juta

Hamdani Raihan, salah satu peternak sapi asal Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, mengakui adanya lonjakan harga yang cukup drastis di tingkat kandang.

Ia merinci, bahwa untuk sapi dengan berat sekitar 500 kilogram (5 kuintal), harganya kini sudah menyentuh angka Rp 29 juta.

"Tahun lalu, sapi bobot 5 kuintal masih di angka Rp 26 juta. Jadi selisihnya hampir Rp 3 juta per ekor. Harga terendah yang kami tawarkan mulai dari Rp 17 juta untuk ukuran paling kecil," papar Hamdani kepada SURYA.co.id.

Meski harga naik, Hamdani optimistis penjualannya akan mencapai target. Per awal Mei ini, ia sudah mengantongi pesanan sebanyak 50 ekor sapi. Ia memprediksi jumlah ini akan berlipat ganda hingga mencapai target 100 ekor saat mendekati hari H penyembelihan.

Tips Memilih Hewan Kurban di Tahun 2026

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved